Jumat, 8 Mei 2026

Jaringan Teroris Intai Anak Kepri, Mulai dari Pelajar SD di Batam Hingga Anak Natuna Mampu Rakit Bom

Dua siswa yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu dilaporkan terpapar dengan jaringan terorisme. 

Tayang:
TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
TERORISME - Kasatgaswil BNPT Kepri, Kombes Pol. Faisal Syahroni, S.I.K., M.H. Ia mengungkap sejumlah anak di Provinsi Kepri, termasuk di Kota Batam yang terpapar jaringan terorisme. 

Ringkasan Berita:
  • Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ungkap sejumlah pelajar di Provinsi Kepri yang terpapar jaringan terorisme.
  • Mulai dari pelajar SD di Batam, hingga pelajar di Natuna yang mampu merakit bom, hingga menargetkan pos polisi dan orangtua. Mereka meringkusnya sebelum lebaran kemarin.
  • Ungkap lima jaringan radikal aktif di Kepri 


TRIBUNBATAM.id, BATAM
- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menemukan dua pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terpapar jaringan terorisme.

Kasatgaswil BNPT Kepri, Kombes Pol. Faisal Syahroni, S.I.K., M.H mengungkap jika dua pelajar SD di Batam itu diamankan tadi malam.

Kombes Faisal enggan merinci informasi lebih jauh terkait kasus tersebut lantaran menyangkut anak. 

"Mereka korban, terpapar jaringan terorisme," ungkap Kasatgaswil BNPT Kepri, Kombes Faisal Syahroni usai menjadi pembicara dalam penguatan pemahaman Perpres 8 tahun 2026 di Batam, Kamis (7/5/2026). 

Dua pelajar SD di Batam itu selanjutnya akan didampingi dan dibina.

Keduanya kini berada di Unit PPA Polda Kepri dan UPTD PPA Provinsi Kepri.

Menurutnya, tidak hanya dua pelajar SD di Batam itu yang terpapar jaringan terorisme.

Masih banyak lainnya yang saat ini masih dilakukan deteksi dini oleh BNPT. 

"Di Kepri ada kemungkinan masih besar karena masih ada beberapa nomor telepon yang belum kami dapatkan fisik anak ini. Kami harus telusuri satu-satu," katanya. 

Faisal menyebut, secara umum ada delapan anak yang dilakukan penanganan sebagai langkah deteksi dini pencegahan di Kepri. 

Salahsatu diantaranya, temuan BNPT Kepri yang mencengangkan.

Dimana seorang perempuan pelajar SMP berusia 14 tahun di Kota Tanjungpinang terpapar jaringan terorisme. 

Temuan mendalam, wanita itu suka menonton video pembunuhan secara sadis.

"Bagi dia, hal itu tontonan biasa. Kami lakukan pendalaman, anak tersebut terpapar jaringan terorisme," ucapnya. 

Terhadap anak itu, BNPT telah menyerahkannya ke unit PPA Polresta dan UPTD PPA Pemko Tanjungpinang. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved