Sabtu, 9 Mei 2026

Batam Terkini

Dari Ramai Jadi Sepi, Begini Kondisi Bekas Ratusan Kios Liar di Sei Beduk Batam

Sehari setelah ratusan Pantauan TribunBatam.id di lokasi pada Jumat (8/5/2026), sejumlah warga masih bertahan di area bekas pembongkaran.

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Eko Setiawan
Tribun Batam/Ucik Suwaibah
Kondisi terkini pasca penggusuran kios liar di depan Perumnas kawasan Sei Beduk Kota Batam, Jumat (8/5/2026) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Suasana berbeda tampak di kawasan depan Perumnas, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, sehari setelah ratusan kios liar ditertibkan petugas gabungan.

Kawasan yang sebelumnya ramai oleh aktivitas perdagangan kini berubah menjadi hamparan puing dan sisa material bangunan.

Deretan kios semi permanen yang dahulu dipenuhi warung makan, bengkel, toko elektronik, konter ponsel, hingga usaha suku cadang kendaraan kini rata dengan tanah. Yang tersisa hanyalah potongan kayu, seng bekas, plastik, serta tumpukan sampah di sisi jalan.

Pantauan TribunBatam.id di lokasi pada Jumat (8/5/2026), sejumlah warga masih bertahan di area bekas pembongkaran. Mereka terlihat memilah barang-barang yang masih bisa digunakan atau dibawa ke tempat baru.

Beberapa pedagang duduk di antara sisa puing bangunan sambil memandangi lokasi yang selama ini menjadi tempat mereka mencari nafkah.

Asap tipis terlihat mengepul dari tumpukan sampah dan potongan kayu yang dibakar di sudut kawasan tersebut.

Sementara di sepanjang ruas jalan, suasana tampak lengang dengan bekas kios yang sudah rata dengan tanah.

Sejumlah sepeda motor dan truk pengangkut tampak terparkir di sekitar lokasi untuk membawa barang-barang milik pedagang.

Di pinggir drainase, material seperti papan kayu, seng, hingga plastik bekas masih menumpuk dan belum dibersihkan.

Salah seorang pemilik warung yang enggan disebutkan namanya mengaku hanya bisa pasrah menerima kondisi tersebut.

Ia mengatakan saat ini dirinya mulai memindahkan barang-barang yang masih tersisa untuk melanjutkan usaha di lokasi lain.

“Kemarin digusurnya. Mau bagaimana lagi, kami pasrah saja. Ini sekarang baru angkut barang-barang yang masih bisa dipakai,” ujarnya lirih.

Ia mengaku harus segera mencari tempat baru demi tetap bisa memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca juga: Momen Ceria di PN Tanjungpinang, Puluhan Anak TK Kenal Dunia Hukum Sejak Dini

Di beberapa titik bekas kios, tampak tulisan dan pengumuman sederhana yang dipasang pemilik usaha sebagai informasi bahwa mereka telah pindah ke lokasi baru.

Sebelumnya, tim terpadu yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP Kota Batam, serta Ditpam BP Batam melakukan penertiban terhadap 208 kios liar yang berdiri di atas row jalan dan menutupi saluran drainase di kawasan tersebut.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved