SINDIKAT JUDOL INTERNASIONAL DI BATAM
Ruko di Batam Jadi Markas Judol Internasional, Warga Lihat Ada Mobil Parkir di Malam Hari
Warga Taman Niaga Batam kaget. Ruko yang dikira tak perpenghuni justru diisi puluhan WNA. Ada yang lihat mobil sering parkir di malam hari di situ
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah warga di komplek pertokoan Taman Niaga Blok M Nomor 8-10, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, mengaku kaget atas aksi penggerebekan petugas kepolisian dari lokasi, Minggu (10/5/2026) malam.
Bukan tanpa sebab, warga tak menyangka, ruko yang selama ini tertutup dan dikira tak perpenghuni justru diisi puluhan Warga Negara Asing (WNA) di dalam ruko.
"Sudah lama ruko itu tutup, sepi, macam tak ada orang. Tak ada aktivitas mencurigakan juga. Tapi pas kemarin penggerebekan, langsung geger. Keluar dari dalam puluhan orang asing, kulitnya putih, cowok sama cewek," ujar Diko, seorang pekerja bengkel tepat di samping ruko penampungan WNA itu, Rabu (13/5/2026).
Diko tahu betul suasana di komplek pertokoan itu, apalagi setiap hari ia bekerja di bengkel mobil tersebut.
Menurut pengakuannya, jarang sekali terlihat orang keluar masuk ruko tersebut. Ia pun dibuat kaget setelah penggerebekan itu.
"Saya kan kerja di sini pagi sampai sore, kadang pulang malam juga sesekali. Sudah lama kosong rukonya," ujarnya.
Tidak hanya Diko, rekan pekerjanya juga menyampaikan hal serupa. Mereka kaget, lantaran ruko yang selama ini tertutup ternyata menampung puluhan pekerja kejahatan siber.
Sementara itu, seorang penghuni ruko lainnya yang jaraknya sekitar sepuluh ruko dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan, dalam sebulan terakhir kerap ada mobil yang datang parkir di depan ruko itu saat malam hari.
"Kami juga kaget saat digerebek. Kami kira memang tak ada orang tinggal di ruko. Karena rukonya tutup terus. Tapi belakangan ini, ada mobil datang parkir kalau malam. Kami juga tak perhatikan betul," ujarnya singkat lalu masuk ke dalam ruko.
Pantauan di lokasi, ruko tiga lantai itu bercat putih. Hampir tiap meter tembok dilengkapi jendela kaca, seluruh pintu ruko dalam kondisi tertutup rapat dengan garis polisi membentang di bagian depan bangunan di lantai satu.
Ruko tiga lantai itu dipasangi kamera CCTv di berbagai sudut. Beberapa kendaraan terparkir di sekitar lokasi, sementara aktivitas warga sepi.
Sekilas, pertokoan ini tampak sepi. Tak banyak ruko yang buka setiap hari.
Polisi menyebut, lokasi ini baru beroperasi satu bulan. Para WNA melancarkan aksinya. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, lantai satu dan dua bangunan digunakan sebagai tempat operasional perjudian online jenis lotre, sedangkan lantai tiga digunakan sebagai tempat tinggal.
Dari lokasi itu, petugas mengamankan puluhan perangkat elektronik hingga kartu lotre. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)
| Imigrasi Periksa 24 WNA usai Digerebek dalam Kasus Judi Online Internasional Batam |
|
|---|
| Kamuflase Jaringan Judi Online Internasional di Batam, Ruko Seperti tak Berpenghuni |
|
|---|
| Ruko di Taman Niaga Batam Jadi Markas Judol Internasional, Warga Kira Tak Ada Penghuni |
|
|---|
| Judol Kelas Internasional Beroperasi di Batam, Polisi Sita Kartu Naga dan Poster Dewa Asal Tiongkok |
|
|---|
| Modus Judi Online Internasional Beroperasi di Batam, Pakai Sertifikat Demi Pikat Pemain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/puluhan-WNA-diamankan-dari-Ruko-Taman-Niaga-Blok-M-nomor-8-10-Kini-dipasangi-garis-polisi.jpg)