Rabu, 27 Mei 2026

BUS TRANS BATAM

Pemko Batam Tambah 19 Armada Baru Trans Batam, Targetkan Waktu Tunggu Lebih Singkat

Penambahan armada Trans Batam diharapkan mampu memperpendek waktu tunggu penumpang di halte sekaligus memperluas konektivitas layanan

Tayang:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Pertanian Sitanggang/TribunBatam.id
TRANS BATAM - Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Batam, Yusfa Hendri, didampingi Kepala UPT Trans Batam, Cipto, saat memberikan keterangan di Dataran Engku Putri, Selasa (26/5/2026) usai peluncuran 19 armada baru Trans Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat layanan transportasi publik dengan menambah 19 unit armada baru Bus Trans Batam. 

Penambahan armada ini diharapkan mampu memperpendek waktu tunggu penumpang di halte sekaligus memperluas konektivitas layanan antarpelabuhan hingga pusat bisnis di Kota Batam.

Peluncuran penambahan armada dilakukan di Dataran Engku Putri, Batam Center, Selasa (26/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Batam, Yusfa Hendri, yang mewakili Plh Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, menegaskan komitmen Pemko Batam dalam menghadirkan transportasi umum yang aman, nyaman, dan modern bagi masyarakat.

Yusfa mengatakan, salah satu ciri kota modern adalah tersedianya akses transportasi publik yang mudah dijangkau masyarakat.

“Karena itu pemerintah terus berupaya meningkatkan pelayanan transportasi publik di Kota Batam. Saat ini koridor-koridor Trans Batam sudah menghubungkan layanan port to port dan port to business,” kata Yusfa.

Ia menjelaskan, konsep port to port yang diterapkan Trans Batam memudahkan masyarakat maupun wisatawan yang tiba melalui pelabuhan untuk langsung melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju berbagai kawasan di Batam.

Di Pelabuhan Domestik Sekupang misalnya, shelter bus telah tersedia tepat di depan area pelabuhan. 

Penumpang kapal dapat langsung melanjutkan perjalanan menuju Batam Center, Nagoya, maupun kawasan bisnis lainnya menggunakan layanan Trans Batam.

Hal serupa juga diterapkan di Pelabuhan Internasional Batam Center. Wisatawan dari Singapura dan Malaysia kini dapat langsung mengakses bus Trans Batam menuju berbagai tujuan di Batam.

Selain itu, shelter Trans Batam juga tersedia di Pelabuhan Telaga Punggur yang menjadi penghubung utama penumpang dari Tanjungpinang dan Tanjunguban.

“Ke depan kita juga merencanakan layanan transportasi ini terhubung hingga Bandara Internasional Hang Nadim. Jadi masyarakat semakin mudah melakukan mobilitas dari pelabuhan ke pelabuhan lain maupun ke pusat bisnis,” kata Yusfa.

Yusfa berharap penambahan 19 armada baru tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mengurangi waktu tunggu penumpang di halte.

“Kita berharap penambahan bus ini benar-benar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengurangi daftar tunggu ataupun waktu tunggu pengguna layanan bus,” kata Yusfa.

Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga fasilitas transportasi publik agar tetap nyaman digunakan.

Dalam pengadaan armada baru ini, Pemko Batam menerapkan sistem Buy The Service (BTS), yakni pengadaan kendaraan dilakukan oleh mitra, sementara pemerintah membayar layanan sesuai standar dan kriteria yang telah ditetapkan.

“Ke depan kita berharap semakin banyak kerja sama seperti ini untuk mewujudkan transportasi yang aman, nyaman, dan murah,” tambahnya.

Pemko Batam juga menggandeng Bank Indonesia dalam pengembangan sistem pembayaran digital pada layanan Trans Batam guna memudahkan masyarakat dalam bertransaksi.

Perkuat Armada di Koridor yang Telah Ada

Sementara itu, Kepala UPT Trans Batam, Cipto, mengatakan penambahan armada tersebut membuat total bus Trans Batam yang beroperasi kini mencapai 52 unit.

“Sebelumnya kita memiliki 33 unit, sekarang menjadi 52 unit,” kata Cipto.

Cipto menjelaskan, 19 unit bus baru itu akan ditempatkan untuk memperkuat sejumlah koridor utama di Batam.

Sebanyak lima unit akan melayani koridor Jodoh–Batam Center. Kemudian enam unit diperbantukan untuk koridor Tanjungpiayu–Punggur dan enam unit lainnya memperkuat koridor Punggur–Batam Center.

Sementara masing-masing satu unit ditempatkan di koridor Tanjunguncang–Sekupang dan Sekupang–Batam Center.

Untuk tarif, Trans Batam masih memberlakukan ongkos Rp5 ribu bagi penumpang umum dan Rp2.500 untuk pelajar, baik jarak dekat maupun jauh. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved