Senin, 1 Juni 2026

PENEMUAN KERANGKA MANUSIA DI BATAM

Identitas Kerangka Manusia di Dam Duriangkang Batam Belum Terungkap, Ada Keluarga Datangi Polisi

Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Dam Duriangkang Batam, Minggu (31/5) belum terungkap. Di sisi lain, ada keluarga datangi polisi

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Istimewa
PENEMUAN KERANGKA MANUSIA - Temuan kerangka bagian tubuh manusia di kawasan Dam Duriangkang, Sei Beduk, Kota Batam, Minggu (31/5/2026). Polisi sebut, pasca kabar temuan kerangka itu, ada satu keluarga datangi polisi mengaku kehilangan kakak kandungnya 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Dam Duriangkang, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, Minggu (31/5/2026) lalu masih belum terungkap. 

Meski sudah ada pihak keluarga yang datang dan mengaku kehilangan anggota keluarganya, polisi belum dapat memastikan apakah kerangka tersebut benar milik orang yang dimaksud.

Sebelumnya, warga menemukan kerangka manusia tanpa identitas di kawasan Kampung Pintu Air, Kelurahan Muka Kuning, Minggu (31/5/2026). 

Saat ditemukan, kondisi jasad sudah tinggal tulang-belulang, sementara tengkorak kepala ditemukan terpisah sekitar 22 meter dari kerangka tubuh.

Di tengah proses identifikasi, muncul seorang pria yang mengaku kehilangan kakak kandungnya.

Menurutnya, kakak perempuan yang sudah berumur itu telah meninggalkan rumah sekitar dua pekan lalu dan sejak itu tidak diketahui keberadaannya.

Namun, keluarga belum pernah melaporkan kepergian tersebut kepada pihak kepolisian.

Dugaan itu muncul setelah keluarga mengetahui adanya penemuan kerangka manusia di kawasan Dam Duriangkang

Meski demikian, polisi menegaskan identitas korban belum dapat dipastikan.

Kapolsek Sungai Beduk, Alex Yasral, mengatakan sejauh ini sudah ada satu keluarga yang mendatangi polisi setelah mendengar informasi penemuan tersebut. 

Namun, pihaknya masih berkoordinasi dengan tim medis untuk memastikan apakah kerangka yang ditemukan memang milik perempuan yang dilaporkan hilang oleh keluarganya.

"Sudah ada keluarga datang, tapi kita pastikan dulu benar atau tidak. Kalau hanya berdasarkan umur saja, nanti salah langkah," ujar Alex, pada Senin (1/6/2026).

Menurutnya, klaim dari keluarga tidak bisa langsung dijadikan dasar penetapan identitas korban. 

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis dan forensik untuk memastikan kemungkinan kecocokan identitas.

"Mereka bilang itu keluarga mereka, tapi kami kan tidak serta-merta langsung kita benarkan. Kita harus pastikan dulu dan koordinasi dengan tim dokter," sebutnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved