Penemuan Jasad Bayi di Indekos Batam
Polisi Libatkan Ahli Obgyn Dalami Kasus Kematian Wanita Muda dan Bayi di Indekos Batuaji Batam
Penyelidikan kasus kematian perempuan berinisial JP (21) dan bayi laki-laki yang ditemukan di kamar kos kawasan Batu Aji, Batam, masih terus bergulir.
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
Ringkasan Berita:
- Polisi masih menyelidiki kematian Junita Putri Zega dan bayi laki-laki yang ditemukan dalam indekos di Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepri pada awal April 2026.
- Penyidik melibatkan ahli Obgyn untuk membongkar kasus kematian wanita muda di Batam ini secara terang benderang.
- Polisi belum ada menetapkan tersangka dalam kasus ini.
- Keluarga korban menduga adanya praktik aborsi dalam kasus tersebut.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penyelidikan kasus kematian seorang wanita bernama Junita Putri Zega (21) dan bayi laki-laki yang perempuan berinisial JP (21) dan bayi laki-laki yang ditemukan dalam lemari pakaian indekos Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih bergulir.
Setelah proses ekshumasi dan autopsi terhadap jenazah korban serta bayinya, penyidik kini akan melibatkan ahli obstetri dan ginekologi (Obgyn) untuk membantu mengungkap penyebab pasti kematian keduanya.
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H mengatakan, langkah tersebut diambil karena penyidik menemukan kondisi tertentu pada tali pusar bayi yang memerlukan pendalaman secara medis.
Sebagai informasi, Junita ditemukan telentang di area kamar mandi tanpa mengenakan celana, Senin (6/4/2026).
Pacar wanita itu yang pertama kali melihat kondisi Jpb sekira pukul 22.50 WIB.
Ia bergegas meminta tolong ke warga sekitar dan membawanya ke RS Graha Hermine.
Baca juga: Deretan Kejanggalan Kematian Ibu Muda dan Bayinya di Kos Batam Versi Keluarga Korban
Anggota Polsek Batuaji yang memeriksa indekos wanita itu, belakangan menemukan jasad bayi laki-laki dalam lemari pakaian.
Keluarga Junita Putri Zega meminta proses penyelidikan agar dibuka secara terang benderang.
Sebab hingga kini belum ada tersangka dalam kasus ini.
"Untuk kasus wanita dan bayi dalam lemari di Batuji itu masih berproses, terus bergulir," ujar Anggoro belum lama ini.
Menurutnya, pemeriksaan oleh ahli Obgyn akan menjadi bagian dari rangkaian penyelidikan pasca-ekshumasi.
"Untuk perkembangannya setelah ekshumasi akan dilakukan pemeriksaan ahli Obgyn," katanya.
Anggoro menjelaskan, keterlibatan ahli kandungan diperlukan karena terdapat dugaan tertentu terkait kondisi tali pusar bayi saat ditemukan.
"Kenapa dilakukan ahli Obgyn ini karena ada dugaan tertentu. Sebab saat ditemukan pemotongan tali pusarnya terlihat tidak rapi, terkesan dipaksa," tambahnya.
Baca juga: 7 Fakta Penemuan Jasad Bayi Laki-laki Dalam Lemari Pakaian Indekos Wanita di Batuaji Batam
mayat perempuan
temuan mayat di batam centre
Temuan Mayat di Batam
Penemuan Mayat di Batam
mayat wanita di Batam
penemuan mayat wanita
mayat bayi di batam
Multiangle
breaking news
Batam
| Deretan Kejanggalan Kematian Ibu Muda dan Bayinya di Kos Batam Versi Keluarga Korban |
|
|---|
| Kematian Ibu Muda dan Bayi di Batam, Keluarga Curigai Dugaan Aborsi dan Peran Orang Dekat |
|
|---|
| Keluarga Soroti Kejanggalan Kematian Ibu Muda dan Bayinya di Batu Aji, Desak Polisi Usut Kasus |
|
|---|
| Update Kematian Wanita Muda dan Bayi di Kos Batam, Polisi Bongkar Makam Keduanya |
|
|---|
| Kasus Wanita 21 Tahun Tewas di Batam, Polisi: Belum Ada Unsur Pidana, Alibi Pacar Kuat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/08042026evakuasi-jenazah-JPB.jpg)