Jumat, 5 Juni 2026

Penemuan Jasad Bayi di Indekos Batam

Polisi Libatkan Ahli Obgyn Dalami Kasus Kematian Wanita Muda dan Bayi di Indekos Batuaji Batam

Penyelidikan kasus kematian perempuan berinisial JP (21) dan bayi laki-laki yang ditemukan di kamar kos kawasan Batu Aji, Batam, masih terus bergulir.

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
EVAKUASI JENAZAH - Polisi saat mengevakuasi jenazah Junita Putri Zega (21) dari rumah sakit di Batam pada awal April 2026. Ia sebelumnya ditemukan tak sadarkan diri di kamar mandi kosannya. Saat tiba di rumah sakit, wanita muda itu dinyatakan sudah meninggal dunia. Polisi melibatkan ahli obgyn untuk membongkar kasus kematiannya secara terang benderang. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi masih menyelidiki kematian Junita Putri Zega dan bayi laki-laki yang ditemukan dalam indekos di Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepri pada awal April 2026.
  • Penyidik melibatkan ahli Obgyn untuk membongkar kasus kematian wanita muda di Batam ini secara terang benderang.
  • Polisi belum ada menetapkan tersangka dalam kasus ini.
  • Keluarga korban menduga adanya praktik aborsi dalam kasus tersebut.

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penyelidikan kasus kematian seorang wanita bernama Junita Putri Zega (21) dan bayi laki-laki yang perempuan berinisial JP (21) dan bayi laki-laki yang ditemukan dalam lemari pakaian indekos Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih bergulir.

Setelah proses ekshumasi dan autopsi terhadap jenazah korban serta bayinya, penyidik kini akan melibatkan ahli obstetri dan ginekologi (Obgyn) untuk membantu mengungkap penyebab pasti kematian keduanya.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H mengatakan, langkah tersebut diambil karena penyidik menemukan kondisi tertentu pada tali pusar bayi yang memerlukan pendalaman secara medis.

Sebagai informasi, Junita ditemukan telentang di area kamar mandi tanpa mengenakan celana, Senin (6/4/2026).

Pacar wanita itu yang pertama kali melihat kondisi Jpb sekira pukul 22.50 WIB.

 Ia bergegas meminta tolong ke warga sekitar dan membawanya ke RS Graha Hermine.

Baca juga: Deretan Kejanggalan Kematian Ibu Muda dan Bayinya di Kos Batam Versi Keluarga Korban

Anggota Polsek Batuaji yang memeriksa indekos wanita itu, belakangan menemukan jasad bayi laki-laki dalam lemari pakaian.

Keluarga Junita Putri Zega meminta proses penyelidikan agar dibuka secara terang benderang.

Sebab hingga kini belum ada tersangka dalam kasus ini.

"Untuk kasus wanita dan bayi dalam lemari di Batuji itu masih berproses, terus bergulir," ujar Anggoro belum lama ini.

Menurutnya, pemeriksaan oleh ahli Obgyn akan menjadi bagian dari rangkaian penyelidikan pasca-ekshumasi.

"Untuk perkembangannya setelah ekshumasi akan dilakukan pemeriksaan ahli Obgyn," katanya.

Anggoro menjelaskan, keterlibatan ahli kandungan diperlukan karena terdapat dugaan tertentu terkait kondisi tali pusar bayi saat ditemukan.

"Kenapa dilakukan ahli Obgyn ini karena ada dugaan tertentu. Sebab saat ditemukan pemotongan tali pusarnya terlihat tidak rapi, terkesan dipaksa," tambahnya.

Baca juga: 7 Fakta Penemuan Jasad Bayi Laki-laki Dalam Lemari Pakaian Indekos Wanita di Batuaji Batam

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved