Senin, 8 Juni 2026

JALAN RUSAK DI BATAM

Jalan Rusak dan Berlubang Dekat Flyover Sei Ladi Batam Ancam Nyawa Pengendara Bermotor

Bukan hanya mengancam nyawa pengendara, tetapi jalan rusak di lokasi juga menjadi penyebab kemacetan panjang tiap hari dari arah Sekupang menuju

Tayang:
TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang
JALAN RUSAK DI BATAM - Jalan rusak tak jauh dari Flyover Sei Ladi, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (7/6/2026). Warga Batam berharap jalan yang rusak ini segera diperbaiki secara total dan tuntas. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jalan berlubang dan rusak kembali terlihat di Jalan Gajah Mada, tak jauh dari Flyover Sei Ladi.

Kondisi jalan yang rusak ini mengancam nyawa pengendara, khususnya pemotor.

Bukan hanya mengancam nyawa pengendara, tetapi jalan rusak di lokasi juga menjadi penyebab kemacetan panjang tiap hari dari arah Sekupang menuju Simpang Laluan Madani dan juga ke Baloi.

Kerusakan jalan dilokasi diketahui sudah berlangsung cukup lama dan selama ini hanya dilakukan penambalan.

Parahnya lagi penambalan yang dilakukan hanya sebatas menaruh aspal di jalan berlubang. Sementara jalan di lokasi baru sebatas cor belum di lakukan pengaspalan.

Akibatnya aspal yang digunakan untuk menambal jalan rusak tidak bertahan lama hanya sementara karena tidak bisa menyatu dengan coran jalan di lokasi.

Baca juga: Jalan Gajah Mada Batam Dekat Hotel Vista Kembali Rusak, Padahal Baru Diperbaiki

Risman, seorang warga yang biasa melewati jalan itu mengatakan, jalan rusak dinlokasi sudah terjadi sejak satu tahun terakhir.

Dimana coran jalan awalnya banyak yang patah.

Setelah coran patah lambat laut coran mulai berlubang dan jalan berlubang itu ditambal menggunakan aspal.

"Selama ini perbaikan yang dilakukan hanya menambal dengan aspal saja, dan tambalan itu tidak bertahan lama, begitu hujan datang, aspal langsung terkelupas," ucapnya, Minggu (7/6/2026).

Sejak jalan di lokasi rusak petugas dari perbaikan jalan sudah puluhan kali melakukan penambalan jalan menggunakan Aspal.

"Begitu saja terus, begitu aspal habis ditambal lagi, kalau untuk pengecoran ulang untuk jalan yang patah dan rusak tidak pernah dilakukan sampai saat ini," kata Risman.

Risman mengatakan jalan tersebut sangat ramai dilintasi bahkan tidak pernah sepi dari kendaraan.

Jalan ini satu-satunya yang digunakan kendaraan berat dari kawasan di Batuaji, Sagulung dan Sekupang untuk membawa barang industri yang akan dikirim ke luar negeri lewat jalur laut atau pelabuhan Batuampar.

Di tempat terpisah Jeremi warga Batuaji yang bekerja di daerah Batuampar mengatakan akibat jalan rusak di depan UIB, dirinya harus berangkat lebih cepat dari rumah biar jangan kena macet.

"Setiap pagi kendaraan dari Sekupang menuju Simpang laluan madani dan juga Baloi pasti macet panjang, kadang sampai ke Southlink, atau sekitar dua kilometer," kata Jeremi.

Jeremi mengatakan penyebab macetnya dikarenakan jalan di depan UIB hanya dua lajur, dan kondisinya rusak. Akibatnya pengendara harus hati-hati.

"Akibat jalan rusak itu pengendara yang ke Simpang laluan madani juga jadi korban macet mulai dari Southlink," kata Jeremi.

Jeremi berharap ada langkah pemerintah khususnya BP Batam dan Dinas Bina Marga untuk melakukan perbaikan.

"Jalan yang rusak itu kurang lebih hanya 200 meter, tidak terlalu panjang, dan jalan itu juga hanya dua lajur, makanya selalu macet," kata Jeremi.

Sementara mengenai perbaikan jalan tersebut Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam Metra Dinata mengatakan pihaknya sudah memonitor kerusakan jalan.

Metra juga mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk melakukan perbaikan jalan di lokasi.

"Nanti akan kami koordinasikan dengan BP Batam," kata Metra. (TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved