Senin, 27 April 2026

LINGGA TERKINI

Kisah Sugih, Bocah 13 Tahun Asal Senayang Lingga yang Terlantar dan Berjuang Pulih di RSUD

Kondisi Sugih (13), remaja asal Pulau Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, kini menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Mairi Nandarson
Tribunbatam.id/Febriyuanda
MULAI PULIH - Sugih (13), anak terlantar dari Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, saat dirawat di RSUD Dabo, Selasa (6/1/2026). Kondisinya mulai membaik dan berangsur pulih dibanding saat dibawa pada malam tahun baru. 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Kondisi Sugih (13), remaja asal Pulau Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, kini menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Pada Selasa (6/1/2026), Sugih tampak sudah bisa duduk di atas ranjang perawatannya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dabo Singkep.

Sekira pukul 08.47 WIB, dengan mengenakan baju tidur rumah sakit, Sugih terlihat asyik memainkan ponsel.

Meski masih irit bicara dan hanya sesekali mengeluarkan sepatah kata saat diajak berkomunikasi, kondisi fisiknya jauh lebih baik dibandingkan saat pertama kali dirujuk ke rumah sakit.

Tubuhnya yang kurus kering masih tampak jelas, namun kini ia sudah mampu berjalan dan turun dari tempat tidur secara mandiri.

Kondisi tersebut sangat berbeda dengan keadaan Sugih sepekan sebelumnya.

Kepala remaja itu kini tampak botak, berbeda dengan kondisinya saat pertama kali dibawa ke rumah sakit, di mana rambutnya masih ada meski dalam kondisi pendek.

Perubahan tersebut diduga bagian dari penanganan medis selama masa perawatan.

Sugih, remaja terlantar di Senayang Lingga Kepri
Sugih (13), remaja terlantar dari Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, saat pertama kali dibawa ke RSUD Dabo Singkep, Rabu (31/12/2025).

Ia dibawa ke RSUD Dabo Singkep pada Rabu malam (31/12/2025) dari Pulau Senayang menggunakan transportasi laut.

Saat itu, Sugih dalam keadaan lemah dan harus segera mendapatkan penanganan medis karena diketahui mengalami kekurangan hemoglobin (Hb), sehingga sempat membutuhkan transfusi darah.

Sugih diketahui telah putus sekolah sejak menamatkan pendidikan Sekolah Dasar.

Ia kini tidak memiliki ibu, sejak ia duduk di bangku SD kelas dua.

Dari informasi warga setempat, mereka pun tidak mengetahui keberadaan ayahnya yang keluar daerah sejak lama.

Meski sempat dikabarkan tinggal bersama pamannya, namun dalam beberapa waktu terakhir Sugih diketahui hidup seorang diri.

Kini sugih diduga dengan kondisi terlantar tanpa pengasuh.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved