Wisman Asal Malaysia Paling Banyak Kunjungi Lingga Sepanjang Tahun 2025
Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kabupaten Lingga sepanjang tahun 2025 masih tergolong rendah.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sepanjang tahun 2025 masih tergolong rendah.
Hingga akhir tahun, jumlah wisman yang tercatat belum menembus angka seribu orang.
Data Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga mencatat, total wisman yang berkunjung selama 2025 mencapai 994 orang.
Meski belum signifikan, capaian tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2024 lalu, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Kabupaten Lingga tercatat sebanyak 848 orang.
Artinya, terdapat kenaikan kunjungan meskipun belum menunjukkan lonjakan yang besar.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga, Harpandi menyebut, mayoritas wisatawan mancanegara yang berkunjung berasal dari negara tetangga, Malaysia.
“Wisatawan mancanegara paling banyak berasal dari Malaysia, jumlahnya mencapai 495 orang,” kata Harpandi, belum lama ini.
Selain Malaysia, wisatawan mancanegara juga datang dari sejumlah negara lain, seperti Thailand, China, Vietnam, hingga Singapura.
Mereka tertarik mengunjungi Kabupaten Lingga karena kekayaan sejarah dan keindahan alam yang dimiliki daerah tersebut.
Menurut Harpandi, destinasi wisata sejarah menjadi daya tarik utama bagi wisatawan asing.
Tak hanya itu, Gunung Daik juga menjadi salah satu tujuan favorit, khususnya bagi wisman yang gemar melakukan pendakian.
“Wisata sejarah cukup diminati, selain itu Gunung Daek juga sering menjadi tujuan pendakian wisatawan mancanegara,” jelasnya.
Meski jumlah kunjungan wisman masih terbatas, Pemerintah Kabupaten Lingga terus berupaya melakukan pembenahan sektor pariwisata agar daya tarik destinasi semakin meningkat.
“Kami akan terus berbenah supaya seluruh destinasi wisata di Kabupaten Lingga memiliki daya tarik yang lebih kuat dan mampu menarik lebih banyak wisatawan mancanegara,” ujarnya.
Ia berharap, meningkatnya kunjungan wisatawan asing dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, termasuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Selain itu, kehadiran wisatawan mancanegara juga menjadi peluang untuk mempromosikan produk UMKM lokal, seperti batik, tudung manto, dan berbagai kuliner khas Kabupaten Lingga,” tambahnya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)
| Dari Aparat hingga Warga Bersatu, Bersihkan Pantai Batu Berdaun di Singkep Lingga |
|
|---|
| Distribusi Pertalite Diawasi Ketat, Pemkec Lingga Tegaskan Penyalur Dilarang Jual di Atas HET |
|
|---|
| Langkah Kecil Jaga Alam, Pelajar SMA Lingga Punguti Sampah di Pantai Pulau Benan |
|
|---|
| 66 Pelajar Lingga Ikuti Seleksi Paskibraka Menuju Tingkat Kabupaten Hingga Provinsi Kepri |
|
|---|
| Polindes Tanjung Lipat di Lingga Sudah Lama Tak Berfungsi Karena Tak Ada Tenaga Kesehatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pariwisata-lingga_.jpg)