LINGGA TERKINI
30 Menit Terombang-ambing di Laut, Nelayan Lingga Selamat dari Insiden Kapal Tenggelam
Insiden kecelakaan laut dialami seorang nelayan di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Insiden kecelakaan laut dialami seorang nelayan di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.
Ja’far, warga Dusun Berjung, Desa Batu Belubang, Kecamatan Bakung Serumpun, nyaris kehilangan nyawa setelah kapal pompong miliknya tenggelam saat melaut, Minggu (25/1/2026) pagi.
Kejadian bermula ketika Ja’far berangkat dari rumah sekira pukul 07.30 WIB untuk memancing menggunakan perahu motor miliknya itu.
Saat itu, kondisi cuaca di perairan tersebut menurutnya tidak bersahabat, dengan angin kencang disertai gelombang tinggi.
“Saat itu saya ingin memancing, angin kencang karena masuk utara ini angin memang kencang,” ungkap Ja’far, Senin (26/1/2026).
Dalam perjalanan menuju lokasi memancing, Ja’far memperkirakan tinggi gelombang laut mencapai sekitar 1,5 meter.
Namun nahas, di tengah pelayaran, bagian bawah papan kapal mengalami kerusakan sehingga air laut dengan cepat masuk ke dalam perahu.
“Saat itu saya ingin menutup air yang keluar namun tak bisa lagi, air sudah sepinggang saya,” ungkapnya.
Menyadari kondisi kapal yang semakin kritis dan berpotensi tenggelam, Ja’far segera mengambil langkah penyelamatan diri.
Ia mengikatkan tali ke tutup fiber dan mengaitkannya ke pinggang agar tetap bisa mengapung di laut.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB tersebut membuat Ja’far harus bertahan di tengah laut hanya dengan mengandalkan tutup fiber.
Ia terombang-ambing mengikuti arus selama kurang lebih 30 menit sambil berharap ada kapal lain yang melintas.
Dari kejauhan, ia melihat ada kapal nelayan lain yang mendeket hingga ia bisa bernapas lega.
“Rupanya itu adik saya sendiri, lantas dari situ saya selamat,” ujarnya.
Kapal pompong milik korban diketahui tenggelam di perairan antara Pulau Buaya dan Pulau Empoh.
| Jasad Terkubur di Lingga, Ciri Tato dan Nama Kuatkan Dugaan Warga, Korban Adalah Diana |
|
|---|
| LegalitasTanah Wakaf Dipercepat, 15 Persil di Desa Mepar Lingga Masuk Tahap Administrasi |
|
|---|
| Malam Silang Budaya Lingga-Pahang Semarak di Daik, Pererat Ikatan Serumpun |
|
|---|
| Kemenag Lingga Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf di Singkep, Sejumlah Tanah Wakaf Mulai Diukur |
|
|---|
| Polindes Tanjung Lipat di Lingga Sudah Lama Tak Berfungsi Karena Tak Ada Tenaga Kesehatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Jafar-nelayan-Desa-Berjung-Lingga-selamat-dari-maut.jpg)