Minggu, 3 Mei 2026

KEBAKARAN DI LINGGA

Mobil Damkar dan Suplai Air BPBD Lingga Rusak, Tim Kewalahan Padamkan Api yang Nyaris Tiap Hari

Mobil Damkar dan BPBD di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, membuat tim Kewalahan

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dok. Damkar Lingga
KEBAKARAN DI LINGGA - Kebakaran lahan terjadi di wilayah Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau belum lama ini. Banyaknya kejadian kebakaran tak diimbangi dengan kondisi sarana dan prasarana pemadam kebakaran yang memadai. 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Intensitas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dilaporkan terus meningkat.

Dalam beberapa waktu terakhir, peristiwa kebakaran nyaris terjadi setiap hari di sejumlah titik, memaksa petugas Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga bekerja ekstra di lapangan.

Tingginya frekuensi kejadian membuat personel Damkar dan BPBD harus berjibaku melakukan pemadaman, bahkan dalam satu hari api bisa muncul di lebih dari satu lokasi.

Kondisi ini semakin diperberat dengan keterbatasan armada yang dimiliki kedua instansi tersebut.

Di wilayah Daik Lingga, armada utama Pemadam Kebakaran saat ini tengah menjalani masa perbaikan sejak 1 Januari 2026.

Proses perbaikan tersebut diperkirakan baru akan rampung pada Maret 2026.

Selama masa perbaikan, petugas Damkar di Daik Lingga hanya mengandalkan satu unit mobil suplai air milik BPBD untuk menangani kejadian kebakaran.

Sementara itu, di wilayah Dabo Singkep, kondisi armada Damkar juga tak kalah memprihatinkan.

Petugas setempat masih mengoperasikan kendaraan pemadam yang tergolong tua dan kerap mengalami gangguan teknis saat digunakan di lapangan.

Kendala semakin bertambah setelah mobil suplai air BPBD yang berada di Dabo Singkep dilaporkan mengalami kerusakan.

Akibatnya, proses pemadaman di wilayah tersebut menjadi semakin tidak optimal, terutama ketika kebakaran terjadi di lokasi yang jauh dari sumber air.

Keterbatasan sarana dan prasarana ini membuat petugas di lapangan kewalahan, terlebih ketika kebakaran hutan dan lahan terjadi berulang kali dalam waktu singkat.

Bahkan, dalam kondisi tertentu, peristiwa Karhutla dilaporkan bisa terjadi hingga tiga kali dalam satu hari.

Dengan situasi tersebut, petugas pemadam dan BPBD tetap berupaya maksimal melakukan penanganan kebakaran, sembari berharap adanya dukungan perbaikan armada dan peningkatan fasilitas guna menunjang upaya penanggulangan Karhutla di Kabupaten Lingga.

Menurut Kasatpol PP dan Damkar Lingga, Dody Suhendra, ada dua armada yang ditempatkan di dua pos, yakni di Daik, Kecamatan Lingga dan Dabo, Kecamatan Singkep.

Ia mengungkapkan usia armada unit Daik sudah 'renta' berkisar 17 sampai 18 tahun. Sementara armada di Dabo berusia 20 tahun.

Selama ini, terang Dody, dengan keterbatasan anggaran yang tersedia, pihaknya cuma bisa melakukan perawatan regular, yang bersifat ringan, baik penggantian atau perbaikan suku cadang, yang sudah termasuk minyak dan pelumas.

"Kalau yang bersifat rusak sedang sampai berat, terus terang kami tak mampu, mengingat anggaran yang terbatas. Sementara pelayanan  Damkar maupun penyelamatan dituntut harus optimal," ungkap Dody Rabu (28/1/2026).

Dody menyampaikan, tahun ini pihaknya mengajukan anggaran perbaikan total atau overhaul untuk armada Damkar unit Daik.

"Karena dipastikan tidak dapat dioperasikan, disebabkan sasisnya sudah keropos dan patah, serta sangat beresiko bagi petugas maupun penerima layanan. Alhamdulillah sudah dalam proses perbaikan di Bengkel Tanjungpinang," tuturnya.

Dirinya menyebutkan, terkait pengadaan unit baru, sudah beberapa diusulkan pihaknya me Pemda.

"Namun, kami memaklumi kekuatan anggaran utk masa ini sangat tidak memungkinkan. Kami sudah usulkan tahun lalu ke skema Dana CSR melalui Bupati. Walaupun sudah disetujui oleh beliau, namun setahun terakhir ini belum juga nampak realisasinya," jelas dia.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal menerangkan, untuk tahun ini pihaknya akan melakukan perawatan tangki air mobil suplay.

"Tahun ini tidak ada pengadaan kendaraan," ujarnya.

Hingga saat ini, Karhutla masih terjadi di beberapa titik wilayah. Damkar, BPBD, hingga TNI-Polri turut berjibaku melakukan pemadaman. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved