LIMBAH DI LINGGA
Kronologis Limbah B3 di Lingga Cemari Pantai Dungun Hingga Penaah, Kasus Serupa di Batam dan Bintan
Terungkap kronologis temuan limbah minyak hitam diduga B3 yang mencemari pantai Dungun hingga Penaah. Kasus serupa terjadi di Batam dan Bintan.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Temuan karung berisi cairan hitam pekat yang diduga limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di wilayah pesisir Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, menimbulkan keresahan masyarakat.
Sejumlah karung tersebut ditemukan di Pantai Dungun, Desa Belungkur, Kecamatan Lingga Timur, kini telah ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.
Informasi awal temuan itu dilaporkan oleh Distrawandi, warga yang juga menjabat Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepri.
Saat itu ia tengah berada di Belungkur dan mencium aroma menyengat yang terbawa angin dari arah pantai, Jumat (6/2/2026) sore.
Merasa curiga dengan bau tak sedap tersebut, ia kemudian memutuskan menelusuri sumbernya.
Dugaan itu bukan tanpa alasan, mengingat sebelumnya ia pernah menemukan kasus serupa di wilayah Batam dan Bintan.
Baca juga: DLH Lingga Sebut Karung Isi Minyak Hitam di Pantai Dungun Berisi Limbah B3, Penyu dan Kepiting Mati
“Karena dua kasus temuan tersebut, saat saya sedang berkeliling tercium bau yang sama, yang tak sedap dicium,” ungkap pria yang akrab disapa Wandi ini, Minggu (8/2/2026) kepada TribunBatam.id.
Setibanya di lokasi, ia mendapati sekitar 50 karung berisi cairan hitam pekat berserakan di sepanjang pantai.
Tak hanya itu, ia juga menemukan bangkai penyu yang diduga terdampak limbah tersebut.
“Dari situ saya meyakini bahwa itu limbah B3. Lantas saya meminta DLH maupun pihak desa untuk turun ke lokasi,” ujarnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, DLH Kabupaten Lingga langsung turun melakukan peninjauan serta pengangkutan karung-karung yang diduga mengandung limbah berbahaya itu pada Sabtu (7/2/2026).
Wandi pun mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam merespons temuan tersebut.
Meski demikian, ia menduga limbah serupa kemungkinan tidak hanya terdampar di Pantai Dungun, tetapi juga tersebar di sejumlah pesisir lain di Kabupaten Lingga, terutama wilayah yang berhadapan langsung dengan angin utara.
Baca juga: Tak Hanya di Bintan, Karung Berisi Minyak Hitam Diduga Limbah Ditemukan di Pantai Lingga Timur
“Karena kami menduga pasti banyak yang terdampar di pantai-pantai, bahkan sudah banyak yang pecah mengakibatkan kerusakan karang dan pesisir pantai oleh limbah B3 tersebut,” katanya.
Ia berharap pemerintah daerah bersama masyarakat dan nelayan dapat melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang pantai guna mencegah dampak lingkungan yang lebih luas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Limbah-B3-dibersihkan-di-Pantai-Dungun-Lingga.jpg)