WARGA LINGGA HILANG DI LAUT
2 Warga Lingga yang Hilang di Laut Belum Ditemukan, Pencarian Lanjutkan Tim SAR Hari Ini
Upaya pencarian terhadap dua warga Kabupaten Lingga yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Pintu dilakukan oleh Tim SAR gabungan
Penulis: Febriyuanda | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Upaya pencarian terhadap dua (2) warga Kabupaten Lingga yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Pintu dilakukan oleh Tim SAR gabungan, Minggu (22/2/2026).
Operasi pencarian TNI AL dan BPBD Lingga dimulai sekira pukul 12.00 WIB dengan melibatkan Danposal Tajur Biru bersama unsur gabungan dari Lanal Dabo Singkep, BPBD Lingga, serta masyarakat setempat.
Penyisiran difokuskan di perairan Selat Pintu, Kecamatan Temiang Pesisir, yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan korban.
Dua korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Jairi alias Eno (35), selaku nahkoda, dan Muhammad Sahri alias Aris (30) yang merupakan anak buah kapal (ABK).
Keduanya dilaporkan hilang kontak sejak Kamis (19/2/2026) saat melakukan pelayaran menggunakan boat pompong.
Sebelumnya, korban berangkat dari Kelumu pada Rabu (18/2/2026) dini hari dengan tujuan menuju Batam.
Namun sejak dilaporkan kehilangan komunikasi, keberadaan keduanya hingga kini belum diketahui.
Baca juga: 5 Fakta Pompong dari Lingga Tujuan Batam Hilang Kontak, Aris Sempat Video Call dengan Ayahnya
Tim gabungan yang diterjunkan terdiri dari lima personel Lanal Dabo Singkep, dua personel BPBD Lingga, serta tiga warga yang turut membantu proses pencarian.
Di antara relawan tersebut turut hadir dua orang tua korban, yakni Safiri, ayah dari Eno, dan Muhammad Salihin, ayah Aris, yang ikut menyaksikan langsung proses penyisiran di laut.
Pencarian difokuskan pada titik koordinat 0°24’59.6″N 104°12’49.4″E di perairan Selat Pintu.
Tim menyisir area tersebut menggunakan kapal nelayan milik warga guna menjangkau lokasi-lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya korban.
Danposal Tajur Biru, Sertu Anang Tolu Widodo, mengatakan hingga sore hari hasil pencarian masih belum membuahkan hasil.
Tim SAR juga sempat berkoordinasi dengan kapal-kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi, namun belum ada informasi yang mengarah pada keberadaan korban.
Menurutnya, saat korban dilaporkan hilang kontak, kondisi cuaca di wilayah perairan Lingga tengah dilanda angin kencang dan cuaca ekstrem.
“Memang saat hilang kontak terjadi angin ribut. Banyak kelong milik warga juga mengalami kerusakan akibat cuaca buruk tersebut,” ungkap Anang kepada Tribunbatam.id.
Setelah melakukan penyisiran sepanjang hari, tim akhirnya kembali ke Pos Tajur Biru pada pukul 19.10 WIB untuk beristirahat sementara.
“Untuk saat ini tim memutuskan beristirahat, dan pencarian akan dilanjutkan kembali besok,” tambahnya.
Hingga kini, Tim SAR gabungan masih terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait sembari melanjutkan upaya pencarian demi menemukan kedua korban yang hilang di perairan Selat Pintu.
Hari ini Senin (23/2/2026), pencarian akan kembali dilanjutkan.
( tribunbatam.id/febriyuanda )
| Hasil Thomas Cup 2026 Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani Menang, Indonesia 1-1 Thailand |
|
|---|
| Hasil Thomas Cup 2026, Jonatan Christie Kalah vs Kunlavut Vitidsarn, Indonesia 0-1 Thailand |
|
|---|
| Jadwal Siaran Langsung MotoGP Spanyol 2026 Live Trans7 Malam Ini, Marc Marquez Pimpin Starting Grid |
|
|---|
| Fakta Mengerikan di Daycare Little Aresha, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan, 13 Orang Tersangka |
|
|---|
| Diduga Karena Korsleting, Motor Honda Scoopy Terbakar di Jalan Sepi, Damkar Natuna Turun Tangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pencarian-dua-warga-Lingga-Eno-dan-Aris.jpg)