LINGGA TERKINI
Insentif Belum Cair Sejak Desember 2025, RT dan RW di Lingga Keluhkan Minimnya Kejelasan
Sejumlah pengurus RT dan RW di wilayah kelurahan Sungai Lumpur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, saat ini dilanda kekecewaan.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, LINGGA – Sejumlah pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di wilayah kelurahan Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, saat ini dilanda kekecewaan.
Hal itu lantaran insentif yang menjadi hak mereka hingga kini belum juga dicairkan oleh pemerintah daerah.
Memasuki awal Maret 2026 atau pertengahan bulan Ramadan, para perangkat lingkungan tersebut menyebut belum memperoleh kepastian terkait pembayaran insentif yang tertunggak sejak Desember 2025 maupun untuk periode tahun berjalan 2026.
Keluhan itu salah satunya disampaikan Ketua RW 005 Kelurahan Sungai Lumpur, Jimmy.
Ia mengatakan keresahan tidak hanya dirasakan dirinya, tetapi juga sejumlah RT dan RW lainnya yang hingga kini masih menunggu kejelasan dari Pemerintah Kabupaten Lingga.
Menurut Jimmy, kondisi tersebut semakin memberatkan karena kebutuhan ekonomi meningkat selama Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri, sementara insentif yang diharapkan belum juga diterima.
“Jika sebelum Lebaran Idul Fitri belum ada kejelasan, kemungkinan kami akan mendatangi kediaman Wakil Bupati di Dabo. Apabila masih belum ada solusi, kami bersama rekan-rekan akan langsung menyampaikan aspirasi ke Kantor Bupati di Daik,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Ia menilai, peran RT dan RW selama ini kerap disebut sebagai ujung tombak pemerintahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
Namun, menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan perangkat di tingkat paling bawah tersebut masih minim.
Jimmy bahkan menegaskan, para pengurus RT dan RW siap mengambil langkah tegas apabila aspirasi mereka terus diabaikan.
Termasuk mengembalikan surat keputusan (SK) jabatan kepada pemerintah daerah.
“Kalau memang kami tidak lagi diperlukan, kami siap mengembalikan SK. Kami ini perangkat paling bawah yang langsung melayani masyarakat, tetapi merasa tidak dihargai jika suara kami tidak didengar,” katanya.
Ia menambahkan, kekecewaan yang disampaikan merupakan bentuk harapan agar pemerintah daerah segera memberikan perhatian dan kepastian terkait hak para perangkat RT dan RW.
“Kami merasa seperti diabaikan tanpa kepedulian. Mungkin terdengar berlebihan, tetapi ini adalah kekecewaan yang benar-benar kami rasakan,” tuturnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab maupun kendala teknis yang mengakibatkan keterlambatan pencairan insentif RT dan RW tersebut. (TribunBatam.id/Febriyuanda)
| Pemkab Lingga Matangkan Pendataan Calon Siswa Sekolah Rakyat |
|
|---|
| Massa Aksi Datangi Kejari Lingga, Tuntut Transparansi Penanganan Laporan Dugaan Pelanggaran |
|
|---|
| Final SPP CUP di Singkep Lingga Disaksikan Ribuan Orang, Kopral FC Juara Usai Libas Della FC 4-1 |
|
|---|
| Daftar Delapan Bripda Baru Kini Mengabdi di Polres Lingga |
|
|---|
| Pastikan AMKP Berjalan Optimal, Pengawas Madrasah Monitoring dan Pembinaan di Senayang Lingga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/RTRW-SUngai-Lumpur-Lingga-Kepri.jpg)