Rabu, 29 April 2026

LINGGA TERKINI

Pojok Bangkit, Tempat Karya Kreatif Warga Binaan di Lapas Dabo di Kantor Imigrasi Dabo Lingga

Kerajinan tangan warga binaan Lapas Dabo Singkep terpajang di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri

Penulis: Febriyuanda | Editor: Mairi Nandarson
Tribunbatam.id/Istimewa
POJOK BANGKIT - Karya warga binaan Lapas Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, tampak terpajang di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Sabtu (14/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Di salah satu sudut ruangan yang disebut Pojok Bangkit, deretan rak kayu tertata rapi menampilkan berbagai hasil karya tangan yang unik dan penuh ketelitian dari warga binaan
  • Program ini menjadi wadah apresiasi sekaligus sarana pemberdayaan bagi warga binaan untuk menampilkan serta memasarkan hasil karya mereka kepada masyarakat
  • Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, Yusrifa Arif, mengatakan kehadiran galeri Pojok Bangkit merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan

 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Suasana ruang layanan publik Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep hari Sabtu (14/3/2026) tampak berbeda dari biasanya.

Di salah satu sudut ruangan, deretan rak kayu tertata rapi menampilkan berbagai hasil karya tangan yang unik dan penuh ketelitian.

Mulai dari kerajinan kriya, miniatur, hingga aneka produk kreatif lainnya, semuanya merupakan buah kreativitas warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dabo Singkep.

Melalui kolaborasi antara Lapas Kelas III Dabo Singkep dan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, kini hadir Pojok Bangkit (Pusat Olahan dan Jualan Karya Barang Warga Binaan Kreatif dan Inovatif Terampil).

Program ini menjadi wadah apresiasi sekaligus sarana pemberdayaan bagi warga binaan untuk menampilkan serta memasarkan hasil karya mereka kepada masyarakat.

Beragam produk yang dipajang tidak hanya menunjukkan kreativitas, tetapi juga keterampilan yang diasah selama masa pembinaan.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah miniatur kapal layar berbahan kayu yang dibuat dengan detail menyerupai kapal asli.

Ukiran halus serta pewarnaan yang rapi membuat karya tersebut tampak hidup dan bernilai seni tinggi.

Seluruh hasil karya tersebut dipajang pada rak khusus yang disediakan, sehingga pengunjung yang datang mengurus dokumen keimigrasian juga dapat melihat langsung bahkan membeli produk yang ditawarkan.

Baca juga: Pemkab Lingga Bersiap Hadapi Arus Mudik Lebaran, Jalur Masuk Penumpang-Parkir Ditata

Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, Yusrifa Arif, mengatakan kehadiran galeri Pojok Bangkit merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Melalui kegiatan ini, mereka didorong untuk terus mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang nantinya dapat menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

Menurutnya, program ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan, tetapi juga bentuk nyata dukungan terhadap upaya membangun rasa percaya diri warga binaan agar tetap produktif dan memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik.

“Kehadiran galeri ini menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan kemandirian warga binaan, sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melihat dan mengapresiasi kreativitas serta keterampilan yang dihasilkan selama masa pembinaan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut memberikan dukungan terhadap semangat berkarya para warga binaan sebagai bagian dari proses pembinaan menuju kehidupan yang lebih baik setelah menjalani masa pidana.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved