Jumat, 15 Mei 2026

Ramadan 2026

Polres Lingga Siapkan Strategi Atasi Macet Parah pada Malam 7 Likur di Dabo

Polres Lingga kerahkan personel untuk mengamankan jalannya tradisi Malam 7 Likur di wilayah Dabo Singkep pada malam 27 Ramadan 1447 Hijriah

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Febriyuanda
KAPOLRES LINGGA - Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, saat diwawancarai pada Sabtu (14/3/2026) malam terkait pengamanan polisi untuk kegiatan tradisi malam 7 Likur di Dabo Singkep. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id – Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, memastikan akan mengerahkan personel untuk mengamankan jalannya tradisi Malam 7 Likur di wilayah Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Tradisi tersebut akan berlangsung pada pada malam 27 Ramadan 1447 Hijriah atau Senin (16/3/2026).

Pengamanan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi, untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan tradisi tahunan masyarakat Melayu tersebut.

Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, mengatakan pihaknya telah mengevaluasi pelaksanaan perayaan Malam 7 Likur pada tahun sebelumnya yang berlangsung meriah.

Namun sempat berdampak menimbulkan kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan.

Pada perayaan tahun lalu, ribuan lampu colok menghiasi pintu gerbang atau gapura yang dibangun masyarakat di berbagai kampung.

Keindahan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang datang untuk melihat langsung kemeriahan tradisi tersebut.

Namun, tingginya antusiasme masyarakat juga berdampak pada kemacetan di beberapa titik, terutama di kawasan Kampung Baru, Kampung Boyan, hingga Seko Darat, yang menjadi lokasi pemasangan gapura lampu colok.

Belajar dari pengalaman tersebut, Polres Lingga berencana menempatkan personel di sejumlah titik rawan, untuk mengatur arus kendaraan dan melakukan rekayasa lalu lintas jika diperlukan.

“Kami akan mengerahkan personel untuk mengupayakan rekayasa lalu lintas di titik-titik perayaan 7 Likur,” ujar Kapolres saat diwawancarai di Cafe Rumah Kebun, Batu Kacang, Sabtu (14/3/2026) malam.

Ia menegaskan, pihaknya sangat memahami antusiasme dan kebahagiaan masyarakat, dalam menyambut tradisi Malam 7 Likur yang sudah menjadi bagian dari budaya lokal.

Karena itu, Polres Lingga berkomitmen untuk mengawal kegiatan tersebut agar tetap berjalan tertib dan aman.

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan kendaraan, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang datang menikmati suasana perayaan.

Polres Lingga juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas selama perayaan berlangsung, sehingga tradisi Malam 7 Likur dapat berjalan lancar, aman, dan tetap kondusif.

(Tribunbatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved