Polres Lingga Urai Macet Malam 7 Likur di Dabo, Rekayasa Lalu Lintas Jadi Kunci Kelancaran
Keramaian tradisi Malam Tujuh Likur di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (16/3/2026) malam, berlangsung tertib dan lancar
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Keramaian tradisi Malam Tujuh Likur di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (16/3/2026) malam, berlangsung tertib dan lancar.
Masyarakat yang turun ke jalan untuk menyaksikan kemegahan gerbang lampu colok, tetap dapat menikmati suasana tanpa kemacetan parah seperti yang pernah terjadi pada tahun sebelumnya.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kesiapsiagaan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lingga, yang melakukan pengamanan sekaligus rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan kendaraan.
Sejak usai salat tarawih, arus kendaraan roda dua maupun roda empat mulai memadati ruas jalan di kawasan Dabo Singkep.
Sejumlah lokasi yang menjadi pusat perhatian masyarakat seperti Kampung Baru dan Kampung Boyan, Desa Batu Berdaun, yang tahun lalu sempat lumpuh akibat kemacetan, tahun ini justru terlihat lebih tertata.
Personel kepolisian tampak berjaga di persimpangan jalan, mengarahkan arus kendaraan serta mengimbau pengendara untuk tetap tertib.
Rekayasa lalu lintas yang diterapkan mampu mengurai kepadatan sehingga kendaraan tetap dapat bergerak meski jumlah pengunjung meningkat.
Di Kampung Baru, satuan lalu lintas menerapkan jalan satu arah memutar menuju Kampung Boyan.
Hal itu berhasil membuat kelancaran arus lalu lintas.
Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H didampingi Wakapolres Lingga, Kompol Darmin bersama para pejabat utama (PJU) Polres Lingga.
Mereka bahkan turun langsung ke lapangan untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Selain mengatur lalu lintas, Kapolres bersama jajaran juga melaksanakan patroli ke sejumlah lokasi gerbang lampu colok guna memantau kondisi keamanan serta mengecek kesiapan personel yang bertugas.
Tidak hanya terpusat di Dabo Singkep, pengamanan juga dilakukan secara serentak oleh seluruh Polsek jajaran Polres Lingga di wilayah hukum masing-masing.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tradisi Malam Tujuh Likur di seluruh Kabupaten Lingga dapat berjalan aman dan tertib.
Tradisi Malam Tujuh Likur sendiri merupakan kegiatan tahunan masyarakat Melayu Lingga setiap malam ke-27 Ramadan.
| Pengakuan 2 Pelaku Pemukulan Waketum PSI Bro Ron di Menteng, Diminta Bantu Mediasi |
|
|---|
| Sosok Anisa Penjual Sayur Tewas Dibunuh Begal di Lumajang, Tinggalkan Anak Semata Wayang |
|
|---|
| Pengakuan Keji Pelaku Pembunuhan Kuli Bangunan di Surabaya, Temukan Foto Istri dan Korban di TikTok |
|
|---|
| Cerita Pilu Nanda sebelum Putrinya Tewas Kecelakaan Maut di Semarang, Rumah Terkena Longsor |
|
|---|
| Penjual Sayur di Lumajang Tewas Dibegal saat Hendak ke Pasar, Jasad Korban Dibuang di Jurang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pengaturan-lalu-lintas-malam-7-likur-di-Dabo-tahun-2026.jpg)