Kamis, 9 April 2026

NELAYAN LINGGA HILANG DI LAUT

Nelayan Lingga Hilang saat Melaut, Jasad Rahman Ditemukan di Perairan Jambi

Rahman Gani (65), nelayan asal Sungai Pinang, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, yang hilang saat melaut ditemukan meninggal di perairan Jambi.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Dok. Polres Tanjung Jabung Timur
PENEMUAN KERANGKA MANUSIA - Penemuan kerangka manusia di pesisir Desa Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, pada Rabu (25/3/2026), diduga kuat merupakan nelayan Lingga asal Sungai Pinang, Rahman Gani yang hilang saat melaut. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Rahman Gani (65), nelayan asal Sungai Pinang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang hilang saat melaut, ditemukan meninggal dunia di perairan Jambi.

Sebelumnya, warga Jambi digegerkan penemuan kerangka manusia di pesisir Desa Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada Rabu (25/3/2026).

Informasi ini sampai ke keluarga Rahman di Lingga. Mereka menduga kuat jasad tersebut adalah anggota keluarganya yang sebelumnya dilaporkan, Jumat (13/3/2026).

Kepala BPBD Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal, mengungkapkan berdasarkan ciri-ciri yang ditemukan di lokasi, jenazah tersebut diduga kuat adalah Rahman.

Yakni mengenakan kaos panjang warna abu-abu di bagian depan dan ungu di bagian lengan.

"Rencana tadi Subuh diberangkatkan dari sana, hari ini akan sampai ke Lingga," ungkap Okta saat dikonfirmasi Tribunbatam.id, Minggu (29/3/2026).

Ia mengatakan, penjemputan jenazah korban dilakukan oleh pihak keluarga, didampingi personel Polsek Daik.

Sebelumnya, pihaknya telah melakukan upaya pencarian bersama tim gabungan untuk mencari keberadaan Rahman Gani.

Namun beberapa hari pencarian, tim belum menerima kabar baik.

Dilansir dari Tribunjambi.com (grup Tribunbatam.id), kerangka manusia itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Ambo Senang (29), petani yang tinggal di RT 03, Dusun I, Desa Sungai Sayang, Rabu (25/3/2026).

Penemuan bermula saat saksi pergi mencari kepiting di sekitar pesisir pantai pada pukul 13.00 WIB.

Sekira pukul 15.30 WIB, saksi mencium bau menyengat seperti bangkai di sekitar lokasi. Merasa curiga, ia kemudian melakukan pengecekan dan menemukan kerangka manusia di area tersebut.

Usai menemukan kerangka itu, saksi langsung pulang dan melaporkan kepada Kepala Dusun I Desa Sungai Sayang, Ambo Angke (49).

Sekitar pukul 18.00 WIB, Kepala Dusun kemudian menghubungi pihak kepolisian, dalam hal ini Kapolsek Sadu, untuk melaporkan penemuan tersebut. (Tribunbatam.id/Febriyuanda/TribunJambi.com)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved