Jumat, 10 April 2026

Usai Pasokan BBM Tiba, Antrean Kendaraan Warnai SPBU Dabo Singkep di Lingga

Warga Dabo Singkep Lingga akhirnya lega SPBU buka lagi. Pasokan BBM yang sempat datang terlambat kembali tersedia di SPBU

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Febriyuanda
ANTRE BBM - Warga tampak antre mengisi BBM di SPBU Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (5/4/2026). 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Setelah beberapa hari mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), warga Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), akhirnya bisa bernapas lega.

Satu-satunya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah tersebut kembali beroperasi pada Minggu (5/4/2026), setelah pasokan BBM tiba sehari sebelumnya.

Kembali beroperasionalnya SPBU ini menyusul bersandarnya kapal tongkang pengangkut BBM di Pelabuhan Dabo Singkep pada Sabtu (4/4/2026) sore. 

Kedatangan pasokan tersebut langsung disambut antusias masyarakat yang sebelumnya kesulitan mendapatkan BBM, khususnya jenis Pertalite.

Dalam beberapa hari terakhir, warga terpaksa berburu BBM karena SPBU sempat tutup akibat keterlambatan distribusi.

Kondisi ini diperparah dengan tutupnya sejumlah kios BBM eceran yang biasanya menjadi alternatif masyarakat.

Situasi tersebut sempat memicu kepanikan warga.

Antrean panjang bahkan terlihat di sejumlah kios eceran yang masih memiliki stok, sebelum akhirnya ikut kehabisan pasokan.

Kini, setelah SPBU kembali buka, masyarakat mulai berdatangan untuk mengisi bahan bakar.

Antrean kendaraan pun tidak terhindarkan sejak pagi hingga sore hari, mengingat banyak warga yang sebelumnya menunda pengisian BBM karena stok terbatas.

Sejumlah warga mengaku terpaksa berhemat menggunakan BBM selama beberapa hari terakhir, bahkan ada yang memilih tidak menggunakan kendaraan jika tidak terlalu mendesak.

Seorang pengendara, Yusuf, mengaku mengalami kehabisan BBM saat berada di wilayah Singkep Pesisir, Minggu siang.

Ia mengatakan sudah berkeliling mencari BBM ke sejumlah kios, namun semuanya dalam kondisi kosong.

“Di sini semua habis minyak, sampai cari ke mana-mana tidak dapat,” ujarnya kepada Tribunbatam.id.

Yusuf menceritakan, karena motornya benar-benar kehabisan bahan bakar, ia terpaksa meminta bantuan pengendara lain untuk mendorong kendaraannya hingga ke SPBU Dabo Singkep.

Jarak yang harus ditempuh sekitar 8 kilometer dari lokasi motornya mogok.

Dengan kembali normalnya distribusi BBM, warga berharap ke depan pasokan bahan bakar di Dabo Singkep dapat berjalan lancar sehingga kelangkaan serupa tidak kembali terjadi.

"Sebelumnya susah bensin, mudah-mudahan ada terus stoknya," ujar Yusuf berharap. (Tribunbatam.id/Febriyuanda

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved