Pulau Lalang Mulai Dilirik Investor, Budidaya Rumput Laut Lingga Kian Berkembang
Geliat investasi di sektor kelautan mulai terasa di Desa Pulau Lalang, Kabupaten Lingga, Kepri. Di antaranya lewat budidaya rumput laut
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Geliat investasi di sektor kelautan mulai terasa di Desa Pulau Lalang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kawasan pesisir yang sebelumnya cenderung sepi aktivitas budidaya, kini mulai dilirik sebagai calon pusat pengembangan rumput laut di Kepri.
Pengembangan ini berawal dari inisiatif perusahaan Kebula Raya Bestari yang lebih dulu menggarap pembibitan rumput laut di wilayah tersebut.
Seiring waktu, hasil yang mulai terlihat menarik perhatian investor lain untuk ikut terlibat dalam pengembangan sektor yang dinilai menjanjikan ini.
Salah satu investor yang masuk adalah PT Zafira Agri Perkasa asal Tanjungpinang.
Perusahaan itu diketahui tengah mengembangkan budidaya rumput laut di kawasan Kepulauan Bakung Serumpun, dan kini memperluas jangkauan ke Pulau Lalang.
Baru-baru ini, tim tenaga ahli dari PT Zafira Agri Perkasa bersama Kebula Raya Bestari turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan.
Selain melihat kondisi pembibitan, kegiatan ini juga melibatkan nelayan lokal sebagai calon pembudidaya.
Tenaga ahli PT Zafira Agri Perkasa, Muzahar, menegaskan kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan arah pengembangan ke depan.
“Kami ingin memastikan apakah pembibitan di Pulau Lalang ini bisa menjadi acuan pengembangan di wilayah lain seperti Pulau Busung,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Ia menilai, potensi perairan di kawasan tersebut cukup menjanjikan untuk dikembangkan lebih luas, terutama jika didukung dengan sistem pembibitan yang baik dan keterlibatan masyarakat setempat.
Sementara itu, Direktur Kebula Raya Bestari, Sinta Putri Bestari, menyambut baik rencana kolaborasi antarperusahaan tersebut.
Ia optimistis kerja sama ini akan membawa dampak besar bagi pengembangan rumput laut di Lingga.
“Kami berharap kolaborasi ini bisa mendorong Lingga menembus pasar ekspor seperti Tiongkok dan Korea,” katanya.
Dengan adanya kolaborasi ini, pengembangan budidaya rumput laut di Lingga diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga kualitas yang mampu bersaing di pasar ekspor.
Selain itu, sektor ini juga dinilai berpotensi membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat pesisir dan memperkuat posisi Lingga sebagai salah satu sentra rumput laut di Kepri. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)
| Hidupkan Poskamling, Satbinmas Polres Lingga Perkuat Sinergi dengan Warga |
|
|---|
| PLN Dabo Singkep Lingga Pastikan Isu Kenaikan Tarif Listrik April-Juni 2026 Hoaks |
|
|---|
| Baznas RI Buka Peluang Kerja Sama dengan Pemkab Lingga, Dorong Ekonomi Umat |
|
|---|
| Pertamina Pastikan 670 KL BBM Tiba di Lingga Malam Ini, Besok Disusul 370 KL |
|
|---|
| Status UHC Terjaga, Warga Lingga Nikmati Layanan Kesehatan Tanpa Hambatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Budidaya-rumput-laut-pulau-lalang-lingga.jpg)