Minggu, 3 Mei 2026

MAYAT WANITA TERKUBUR DI LINGGA

Terungkap, Jasad Wanita Bertato Diana di Lingga Bernama Syafitri Yana: Ada Memar di Leher

Kasus kematian seorang perempuan yang ditemukan terkubur dangkal di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Selasa (28/4/2026)

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Mairi Nandarson
Tribunbatam.id/Febriyuanda
NAMA KORBAN - Temuan jasad perempuan yang terkubur dangkal di Jalan Kartini Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Selasa (28/4/2026). Kapolres Lingga menyebut nama korban sudah diketahui berdasarkan data kependudukan. 

Penemuan jasad perempuan yang terkubur di belakang sebuah rumah kontrakan di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (28/4/2026) mengungkap fakta baru.

Fakta baru terkait penemuan mayat di Lingga ini terungkap  setelah pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

Kapolres Lingga, AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H melalui Kasatreskrim Polres Lingga, Iptu Maidir Riwanto menjelaskan bahwa jenazah dievakuasi ke RSUD Dabo Singkep sekira pukul 18.51 WIB menggunakan kantong jenazah untuk identifikasi awal.

Dari hasil pemeriksaan luar, diketahui korban merupakan perempuan tanpa busana yang sudah dalam kondisi membusuk.

“Jenazah ditemukan dalam kondisi membusuk, dengan lebam merah kebiruan pada bagian wajah dan leher, serta tubuh yang sudah kaku,” ungkapnya, Rabu (29/4/2026).

Selain itu, kondisi jasad juga tampak kotor dengan pasir menempel di hampir seluruh bagian tubuh.

Pada bagian kepala, leher, dan dada ditemukan lebam merah kebiruan, dengan kondisi mata melotot dan lidah tergigit.

Petugas juga menemukan adanya darah berwarna gelap yang keluar dari hidung dan telinga, disertai buih.

Lebih lanjut, seluruh bagian tubuh korban menunjukkan tanda pembusukan lanjut, seperti kulit yang mulai mengelupas dan kondisi perut yang membuncit.

Pada tubuh korban juga ditemukan sejumlah tanda khusus.

Di antaranya tato bertuliskan “Diana” di lengan bawah kanan, tato bergambar jari tengah di lengan atas kiri, serta tato abstrak di lengan kiri bawah.

Sementara pada kuku jari tangan, terlihat masih terdapat pewarna kuku berwarna hitam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menyimpulkan bahwa jenazah merupakan perempuan tanpa identitas dengan tanda-tanda pembusukan lanjut.

"Penyebab kematian belum dapat dipastikan karena pemeriksaan hanya dilakukan secara luar," terang Iptu Maidir.

Namun, waktu kematian diperkirakan terjadi antara dua hingga lima hari sebelum jasad ditemukan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved