ANGIN PUTING BELIUNG DI LINGGA
14 Rumah Warga Rusak Berat, 80 Terdampak Akibat Bencana Angin Puting Beliung di Lingga
Rumah warga porak poranda diterjang angin puting beliung di Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri
Penulis: Febriyuanda | Editor: Mairi Nandarson
Ringkasan Berita:
- Angin puting beliung yang menerjang Sabtu siang sekira pukul 12.00 WIB itu meninggalkan jejak kerusakan di puluhan rumah warga
- Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal, mengatakan jumlah warga yang terdampak diperkirakan mencapai 230 orang
- Kondisi di lapangan juga diperberat dengan padamnya aliran listrik, sehingga proses pendataan dilakukan di tengah minimnya penerangan
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Atap rumah beterbangan, dinding kayu roboh, dan puing-puing bangunan berserakan di sepanjang permukiman pesisir Dusun I, Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (13/6/2026).
Angin puting beliung yang menerjang sekira pukul 12.00 WIB itu meninggalkan jejak kerusakan di puluhan rumah warga.
Di beberapa titik, lembaran seng terlihat porak poranda di laut dan tanah hingga tersangkut di bangunan lain.
Sejumlah warga tampak berdiri di depan rumah mereka yang rusak, sebagian lainnya sibuk mengumpulkan barang-barang yang masih dapat diselamatkan.
Suasana mencekam yang terjadi saat angin berputar menerjang kampung berganti menjadi kesibukan warga membersihkan puing-puing.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga mencatat, sebanyak 80 rumah terdampak dalam peristiwa tersebut.
Dari jumlah itu, 66 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, sedangkan 14 rumah lainnya rusak berat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal, mengatakan jumlah warga yang terdampak diperkirakan mencapai 230 orang.
Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Pendataan sementara di lapangan menunjukkan ada 80 rumah terdampak dengan jumlah penghuni sekitar 230 orang. Tidak ada korban jiwa," kata Oktanius kepada Tribunbatam.id.
Selain merusak rumah warga, angin puting beliung juga menyebabkan dua fasilitas umum ikut terdampak, yakni SD Negeri 12 Senayang dan SMP Negeri 08 Senayang.
Kedua bangunan pendidikan tersebut mengalami kerusakan ringan.
Hingga Sabtu malam, tiga personel BPBD masih berada di Desa Tanjung Kelit untuk melakukan validasi data warga terdampak.
Kondisi di lapangan juga diperberat dengan padamnya aliran listrik, sehingga proses pendataan dilakukan di tengah minimnya penerangan.
BPBD Kabupaten Lingga menilai bantuan darurat perlu segera disalurkan ke lokasi bencana.
Kebutuhan mendesak yang diperlukan warga antara lain makanan dan minuman, terpal, selimut, alas tidur, serta perlengkapan memasak bagi keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung.
(Tribunbatam.id/Febriyuanda )
| Puting Beliung Terjang Tanjung Kelit Lingga, Data Sementara 80 Rumah Warga Rusak |
|
|---|
| Cerita Lansia di Lingga Korban Selamat Puting Beliung, Hadijah di Dapur saat Angin Merusak Rumah |
|
|---|
| BREAKING NEWS - Angin Puting Beliung Hantam Pasir Kuning di Lingga, Rumah Panggung Rusak Parah |
|
|---|
| Puting Beliung Rusak Rumah Warga Desa Lanjut Lingga, Atap Dapur Patimah Terbang |
|
|---|
| Warga Terdampak Angin Puting Beliung di Lingga Terima Bantuan dari Ormas Gagak Hitam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Rumah-rusak-Lingga-di-Desa-Tanjung-Kelit.jpg)