Selasa, 21 April 2026

Kasus Keracunan MBG Jadi Peringatan, DPRD Natuna Minta Penyedia Jaga Kualitas Makanan

Ketua DPRD Natuna Rusdi soroti maraknya kasus keracunan makanan pada program MBG yang terjadi di sejumlah daerah. Ia tekankan di Natuna harus aman

Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam/Birri Fikrudin
BICARA KASUS MBG - Ketua DPRD Natuna, Rusdi, bicara soal antisipasi kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak terjadi di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Rusdi, ikut menyoroti maraknya kasus keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Rusdi menegaskan, meski di Natuna sejauh ini program nasional tersebut berjalan cukup baik, namun semua pihak tetap harus waspada dan memperketat pengawasan.

Hal itu guna mengantisipasi agar kejadian serupa tidak sampai terjadi di wilayah perbatasan itu.

“Harapan kita dari DPRD, karena program ini sasarannya adalah pelajar dan kelompok rentan, maka pelaksanaannya harus benar-benar sesuai standar,” ujar Rusdi kepada TribunBatam.id, Selasa (7/10/2025).

Ia mengatakan, program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto itu telah memberikan dampak besar bagi anak-anak di wilayah perbatasan Natuna.

Karena itu, penting bagi semua pihak untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang disalurkan.

“Dengan adanya kasus keracunan masal yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk di Kepri, ini sudah seharusnya menjadi lampu kuning bagi kita di Natuna untuk melakukan antisipasi,” katanya.

Rusdi meminta pelaksana program, yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), agar terus mempertahankan mutu dan kualitas makanan seperti yang sudah berjalan selama ini.

“Masalah kebersihan jangan sampai disepelekan. Pemilihan bahan pangan juga harus benar-benar dipastikan aman,” ujarnya.

Selain itu, Rusdi juga mengingatkan Pemerintah Daerah Natuna untuk terus melakukan pendampingan dan pengawasan aktif, terhadap dapur yang beroperasi.

“Pemda harus berkoordinasi melalui dinas terkait untuk memastikan semua dapur menjalankan standar yang ditetapkan. Tujuannya agar program MBG di Natuna ini benar-benar memberi manfaat bergizi, aman, dan menyehatkan,” tutur Rusdi. (Tribunbatam.id/birrifikrudin)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved