Sudah Menyerang Warga, Damkar Natuna Evakuasi Sarang Tawon di Tower Internet Desa Pengadah
Evakuasi dilakukan setelah warga setempat melaporkan keberadaan sarang tawon jenis vespa yang berada di ketinggian dan telah menyerang warga
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Mairi Nandarson
Ringkasan Berita:
- Evakuasi dilakukan setelah warga setempat melaporkan keberadaan sarang tawon jenis vespa dan telah menyerang warga
- Sarang tawon berada di ketinggian sekitar 10 meter di struktur tower, sehingga membutuhkan penanganan khusus
- Nurhakim juga mengimbau masyarakat agar tidak nekat menangani sarang tawon secara mandiri
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Aksi berani dan penuh kehati-hatian ditunjukkan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Natuna saat mengevakuasi sarang tawon berbahaya di sebuah tower pemancar jaringan internet di Desa Pengadah, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Selasa (16/12/2025) malam.
Evakuasi dilakukan setelah warga setempat melaporkan keberadaan sarang tawon jenis vespa atau tawon pespa, yang berada di ketinggian dan telah menyerang warga.
Keberadaan tawon tersebut membuat masyarakat resah karena aktivitasnya semakin agresif.
Kasi Sarana dan Prasarana, Pengolahan Data dan Informasi Disdamkarmat Natuna, Nurhakim, membenarkan adanya laporan tersebut.
Ia mengatakan, sarang tawon berada di ketinggian sekitar 10 meter di struktur tower, sehingga membutuhkan penanganan khusus.
“Jenis tawonnya tawon pespa dan memang sudah ada warga yang diserang."
"Sarangnya berada di tower jaringan internet dengan ketinggian kurang lebih 10 meter,” ujar Nurhakim kepada tribunbatam.id, Rabu (17/12/2025).
Ia menjelaskan, petugas Damkar menerima informasi dari warga sekitar pukul 19.53 WIB.
Tim kemudian langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian dan tiba di Desa Pengadah sekitar pukul 20.45 WIB.
Dengan perlengkapan keselamatan dan pencahayaan terbatas di malam hari, petugas tampak memanjat tower untuk mengevakuasi sarang tawon yang menempel pada rangka besi.
Setelah melalui proses yang cukup menegangkan, sarang tawon berhasil diamankan dan situasi kembali kondusif.
"Usai memastikan lokasi aman dari ancaman, petugas kembali ke posko itu sekitar pukul 22.30 WIB," Tambahnya
Nurhakim juga mengimbau masyarakat agar tidak nekat menangani sarang tawon secara mandiri, terutama jika berada di tempat tinggi atau sulit dijangkau.
“Jika menemukan sarang tawon, khususnya jenis pespa yang agresif, segera laporkan ke Damkar."
"Jangan mencoba mengevakuasi sendiri karena sangat berbahaya dan bisa mengancam keselamatan,” katanya.
( tribunbatam.id/birrifikrudin )
| Karhutla di Natuna Hanguskan 1 Hektare Lahan di Cemaga, Warga Diminta Tak Bakar Lahan |
|
|---|
| Diduga Karena Korsleting, Motor Honda Scoopy Terbakar di Jalan Sepi, Damkar Natuna Turun Tangan |
|
|---|
| Damkar Natuna Lepaskan Cincin Tersangkut di Jari Remaja, Proses Evakuasi Berlangsung Tengah Malam |
|
|---|
| Kemarau Panjang Mulai Terasa di Natuna, Polisi Salurkan Air Bersih untuk Warga di Pengadah |
|
|---|
| Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Natuna, Lahan 10 Hektare Hangus di Desa Binjai Dipicu Panas Terik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/DAMKAR-EVAKUASI-SARANG-TAWON-NATUNA.jpg)