Senin, 27 April 2026

Basarnas Natuna Laksanakan 22 Operasi SAR Sepanjang 2025, 54 Korban Selamat

Sepanjang tahun 2025, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) SAR atau Basarnas Natuna mencatat 22 operasi SAR, dengan jumlah korban selamat 54 orang

Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Istimewa/Dok. SAR Natuna
OPERASI SAR - Personel KKP SAR Natuna saat melakukan operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia (KMM) beberapa waktu lalu. Basarnas Natuna mencatat sebanyak 22 Operasi SAR sepanjang tahun 2025. 
Ringkasan Berita:
  • Sepanjang 2025, Basarnas Natuna melaksanakan 22 operasi SAR di wilayah Natuna dan Kepulauan Anambas, meningkat dibandingkan tahun lalu
  • Operasi 2025 terdiri dari 13 kecelakaan kapal dan 9 kondisi membahayakan manusia dengan total 64 korban yang terlibat
  • Dari jumlah itu, 54 korban berhasil diselamatkan, sementara 4 orang meninggal dunia dan 6 lainnya masih belum ditemukan
  • Selain operasi SAR, Basarnas Natuna juga gencar melakukan latihan SAR dan edukasi keselamatan


NATUNA, TRIBUNBATAM.id
- Sepanjang 2025, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) SAR atau Basarnas Natuna mencatat intensitas tugas yang cukup tinggi.

Puluhan laporan kondisi darurat memaksa tim SAR untuk bergerak cepat, melakukan operasi pencarian dan pertolongan di wilayah Natuna hingga Kepulauan Anambas.

Tercatat, sedikitnya 22 operasi SAR telah dilaksanakan selama tahun ini.

Jumlah tersebut terdiri dari 13 laporan kecelakaan kapal atau laka kapal, dan 9 laporan Kondisi Membahayakan Manusia (KMM), dengan total korban yang terlibat mencapai 64 orang.

Kepala KPP SAR Natuna, Abdul Rahman mengatakan, angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dua tahun sebelumnya.

“Pada tahun 2023 tercatat 20 kali operasi SAR, kemudian menurun menjadi 13 operasi pada tahun 2024. Sementara di tahun 2025 kembali meningkat, total 22 operasi,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).

Rahman mengatakan, dari total 64 korban yang menjadi objek pencarian dan pertolongan, sebanyak 54 orang berhasil diselamatkan.

"Untuk empat orang lagi dilaporkan meninggal dunia, dan enam orang lainnya hingga kini masih belum ditemukan," tutur Rahman.

Ia menegaskan, Kantor SAR Natuna memiliki tanggung jawab besar karena wilayah kerjanya mencakup dua kabupaten sekaligus, yakni Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas, dengan karakter wilayah kepulauan yang memiliki tingkat risiko cukup tinggi.

Selain fokus pada operasi penyelamatan, Kantor SAR Natuna juga memperkuat kapasitas personel melalui delapan kali latihan SAR terpadu sepanjang tahun.

Latihan tersebut mencakup berbagai teknik penyelamatan, mulai dari Medical First Responder, High Angle Rescue Technique, Vehicle Accident Rescue, Confined Space Rescue, Collapsed Structure Search and Rescue, Water Rescue, Jungle Rescue, hingga Underwater Rescue.

"Upaya pencegahan juga terus kami gencarkan. Pada 2025 ini, Kantor SAR Natuna melakukan 47 kegiatan edukasi keselamatan, termasuk sosialisasi materi SAR dan program SAR Goes To School," katanya.

Lebih lanjut, menghadapi tahun 2026, Rahman menegaskan komitmen pihaknya untuk meningkatkan sosialisasi keselamatan serta pelatihan dasar SAR bagi masyarakat.

“Harapannya, kesadaran keselamatan masyarakat semakin meningkat sehingga angka kecelakaan bisa ditekan, sekaligus masyarakat dapat membantu ketika operasi SAR dibutuhkan,” tutur Rahman. (Tribunbatam.id/birrifikrudin)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved