PRAKIRAAN CUACA
Ada Potensi Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Laut Natuna, BMKG Minta Nelayan Waspada
BMKG Ranai mengeluarkan peringatan diri terkait potensi gelombang tinggi di perairan laut Natuna dan sekitarnya pada periode 6-13 Januari
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Mairi Nandarson
Ringkasan Berita:
- Cuaca perairan di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) harus diwaspadai oleh warga yang beraktifitas di laut
- Feriomex Hutagalung dalam keterangan resminya menyebutkan, kecepatan angin di wilayah Natuna hingga Anambas diperkirakan berkisar antara 10 hingga 25 knot
- Kami mengimbau masyarakat, terutama nelayan dan operator kapal, agar memahami risiko keselamatan pelayaran dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Cuaca perairan di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) harus diwaspadai oleh warga yang beraktifitas di laut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas III Ranai, mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di wilayah perairan Natuna dan sekitarnya.
Peringatan tersebut berlaku selama periode 6 hingga 13 Januari 2026, seiring meningkatnya intensitas Monsun Asia yang memicu penguatan angin di wilayah perairan.
Kepala Stasiun Meteorologi Ranai, Feriomex Hutagalung dalam keterangan resminya menjelaskan, bahwa kecepatan angin di wilayah Natuna hingga Anambas diperkirakan berkisar antara 10 hingga 25 knot.
“Peningkatan kecepatan angin ini berpotensi menyebabkan tinggi gelombang laut mencapai kategori sedang hingga tinggi, yakni sekitar 1,25 meter hingga 4 meter,” ujarnya.
Ia mengatakan, potensi gelombang tinggi tersebut dapat terjadi di sejumlah wilayah perairan, meliputi Perairan Utara, Timur, Selatan, dan Barat Kabupaten Natuna, Perairan Kepulauan Subi, Serasan, hingga Perairan Utara dan Selatan Kepulauan Anambas.
Feriomex menegaskan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi nelayan dan pelaku transportasi laut.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama nelayan dan operator kapal, agar memahami risiko keselamatan pelayaran dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca,” katanya.
BMKG Ranai juga merinci batasan keselamatan pelayaran.
Perahu nelayan disarankan tidak melaut apabila kecepatan angin melebihi 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Sementara kapal tongkang diminta waspada saat angin lebih dari 16 knot dengan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.
Untuk kapal ferry, risiko meningkat ketika kecepatan angin melampaui 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.
Masyarakat diharapkan rutin memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.
Dengan himbauan ini, aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan di wilayah Natuna dapat tetap berjalan dengan aman dan mengutamakan keselamatan.
( tribunbatam.id/birrifikrudin )
| Prakiraan Cuaca Kepri dari BMKG Hang Nadim Batam Hari Ini Jumat 9 Januari 2026 |
|
|---|
| Langit Batam Cerah Berawan Pagi Hari, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi di Kepri |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kepri dari BMKG Hang Nadim Batam Hari Ini Rabu 7 Januari 2026 |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kepri dari BMKG Hang Nadim Batam Hari ini Selasa 6 Januari, Langit Dominan Berawan |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kepri dari BMKG Hang Nadim Batam Hari Ini Senin 5 Januari, Waspada Ombak Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/GELOMBANG-TINGGI-ANCAM-NATUNA.jpg)