Selasa, 5 Mei 2026

KASUS ASUSILA DI NATUNA

Dugaan Asusila di Natuna Libatkan Camat dan Anak di Bawah Umur Bikin Gempar, Polres Beri Atensi

Penyidik Polres Natuna menjadikan atensi dugaan asusila yang melibatkan oknum camat aktif dengan ART yang masih anak di bawah umur.

Tayang:
TribunBatam.id/Birri Fikrudin
POLRES NATUNA - Tampak depan kantor Satreskrim Polres Natuna. Polisi sedang menyelidiki dugaan asusila yang melibatkan oknum camat dengan ART yang masih anak di bawah umur. 

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Awal tahun 2026 di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diwarnai kabar yang menggemparkan publik. 

Masyarakat dikejutkan dengan mencuatnya dugaan kasus asusila terhadap anak di bawah umur.

Dugaan asusila di Natuna ini diduga melibatkan seorang oknum pejabat kecamatan di Natuna.

Kasus ini ramai diperbincangkan bahkan langsung viral di media sosial, menyusul laporan resmi yang dilayangkan pihak keluarga korban ke Mapolres Natuna.

Dari informasi yang dihimpun TribunBatam.id, dugaan asusila tersebut terungkap setelah korban yang masih di bawah umur memberanikan diri menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada keluarga.

Korban diketahui merupakan Asisten Rumah Tangga (ART) yang bekerja di rumah terduga pelaku, yang berstatus sebagai oknum camat aktif di Kabupaten Natuna.

Mendengar pengakuan tersebut, keluarga korban langsung mengambil langkah hukum, dengan melaporkan dugaan asusila itu ke Polres Natuna, pada Kamis (26/12/2025) lalu.

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh aparat kepolisian dan masih berada dalam tahap penyelidikan.

Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Effendie.,SH.,S.I.K.,M.M.,M melalui Kasat Reskrim Polres Natuna, Iptu Richie Putra membenarkan adanya laporan dugaan asusila yang melibatkan seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) yang menjabat sebagai camat di Natuna itu. 

“Iya benar, laporan masuk ke kami pada 26 Desember 2025. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Richie saat dikonfirmasi TribunBatam.id, Selasa (6/1/2026) siang. 

Ia menjelaskan, penyidik masih mendalami kasus ini, termasuk memeriksa korban serta pihak terlapor guna mengungkap fakta secara menyeluruh.

Saat ditanya terkait kronologis lengkap kejadian, Richie menyebut pihaknya belum dapat menyampaikan secara rinci. 

“Kasus ini juga menjadi atensi kami untuk segera memberikan kepastian hukum. Untuk perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan sesuai dengan proses penyidikan,” pungkasnya. (TribunBatam.id/Birri Fikrudin)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved