10 Hektare Lahan di Padang Hangus Natuna Terbakar, Petugas Berpacu dengan Panas Terik
10 hektare lahan perkebunan di kawasan Padang Hangus, Bunguran Tengah Natuna, hangus terbakar, Minggu (1/2). Petugas butuh waktu 3 jam padamkan api
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Ringkasan Berita:
- Karhutla kembali terjadi di Kabupaten Natuna, tepatnya di kawasan Padang Hangus, Kecamatan Bunguran Tengah, Minggu (1/2)
- Api melalap sekitar 10 hektare lahan perkebunan warga dan sempat mengancam area peternakan ayam di sekitar lokasi
- Damkar Natuna menerima laporan pukul 10.52 WIB, mengerahkan satu unit armada, dan berhasil memadamkan api setelah tiga jam penanganan
- Petugas mengimbau warga tidak membuka lahan dengan cara membakar karena kondisi lahan kering sangat rawan memicu karhutla
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Kebakaran hutan dan lahan (karthutla) tengah marak terjadi di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kali ini, lahan perkebunan milik warga di kawasan Padang Hangus, Kecamatan Bunguran Tengah, hangus dilalap si jago merah saat cuaca panas terik melanda, Minggu (1/2/2026).
Asap tebal tampak menyelimuti kawasan semak belukar yang juga diisi tanaman warga.
Api merambat cepat di permukaan lahan kering yang muncul di beberapa titik.
Setibanya di lokasi, sejumlah personel pemadam kebakaran berjibaku di tengah kepulan asap.
Mereka menarik selang cukup jauh dari jalan raya, dan menyemprotkan air untuk mencegah api meluas ke area sekitar.
Terlebih kandang peternakan ayam milik warga berada tak jauh dari titik api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Natuna, Syawal, melalui Kasi Sarpras Pengolahan Data dan Informasi, Nurhakim, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya dari masyarakat sekira pukul 10.52 WIB.
“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan satu unit armada ke lokasi kejadian. Lokasi cukup jauh dari markas,” ujarnya kepada Tribunbatam.id, Minggu sore.
Ia menjelaskan, lokasi kebakaran merupakan lahan kebun warga yang berada tidak jauh dari area peternakan ayam.
Proses pemadaman mulai dilakukan sekitar pukul 11.25 WIB.
Petugas membutuhkan waktu tiga jam untuk menjinakkan api. Kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.20 WIB.
“Luas lahan yang terdampak terbakar diperkirakan sekitar 10 hektare,” ujarnya.
Nurhakim menambahkan, tidak ada hambatan berarti saat proses pemadaman.
Namun cuaca panas dan kondisi lahan yang kering membuat api cepat membesar sebelum petugas tiba di lokasi.
Jarak lokasi yang cukup jauh dari pusat kota juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim pemadam.
Pihak Damkar Natuna kembali mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat musim panas.
"Warga diminta lebih waspada terhadap potensi kebakaran lahan, sebisa mungkin perkecil potensi Karhutla," Pungkasnya. (Brf).
(Tribunbatam.id/birrifikrudin)
Natuna Kepri
karhutla di Natuna
Damkar Natuna
Kecamatan Bunguran Tengah
Kebakaran hutan dan lahan
Natuna
| Kelulusan SD Hingga SMP di Natuna Diumumkan, Polisi Turun ke Sekolah Cegah Konvoi dan Coret Seragam |
|
|---|
| Optimis Raih Medali, Natuna Hanya Kirim Tujuh Cabor pada POPDA Kepri 2026 |
|
|---|
| Simak Harga Emas Perhiasan di Natuna Hari Ini 2 Juni 2026, Emas 24 Karat Rp2,65 Juta per Gram |
|
|---|
| Kambali Dengan Lengkap, Jemaah Haji Asal Natuna Dijadwalkan Tiba di Ranai 6 Juni 2026 |
|
|---|
| Pemkab Natuna Tak Buka Formasi Rekrutmen CPNS 2026, BKPSDM: Fokus Hitung Kebutuhan Prioritas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/KARHUTLANATUNA.jpg)