Emak-emak Serbu Gerakan Pangan Murah di Natuna Kepri, Minyak, Beras dan Gula Paling Laris
Gerakan Pangan Murah di kawasan Alun-alun Pantai Piwang, Ranai, Natuna, Kepri, dipadati warga yang berburu bahan pokok sejak Senin (9/2) pagi
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Ringkasan Berita:
- Lapak Gerakan Pangan Murah di Alun-alun Pantai Piwang, Ranai, Natuna, dipadati ratusan warga sejak pagi untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau
- Komoditas seperti beras, minyak goreng, dan gula menjadi yang paling diminati
- Program yang digelar serentak se-Kepri ini dilaksanakan DKPP Natuna bersama Polres Natuna dan Bulog sebagai upaya menjaga stabilisasi pasokan dan harga menjelang Ramadan
- GPM diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Lapak Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Alun-alun Pantai Piwang, Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dipadati warga sejak pagi.
Ratusan warga yang didominasi emak-emak itu, rela antre lebih awal membawa kantong belanja, demi mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, Senin (9/2/2026).
Pantauan Tribunbatam.id, kerumunan sudah terlihat bahkan sebelum penjualan resmi dibuka.
Saat dibuka, warga langsung berdesakan di depan meja, dan mengulurkan uang untuk membeli bahan pokok incaran mereka.
Komoditas minyak, beras, dan gula tampak paling laris dan cepat terjual.
Gerakan Pangan Murah ini digelar serentak se-Kepri dan dibuka langsung oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad secara virtual.
Di Natuna, kegiatan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) yang berkolaborasi dengan Polres Natuna serta Perum Bulog.
Kepala DKPP Natuna, Wan Syazali, mengatakan program ini menjadi langkah tepat menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, terutama menjelang Ramadan saat kebutuhan masyarakat meningkat.
“Ini sebagai upaya menjaga stabilisasi harga bahan pokok dan membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di tengah harga kebutuhan pokok yang saat ini cukup tinggi,” ujarnya di sela kegiatan.
Sebelum transaksi dimulai, Wan Syazali sempat mengingatkan warga agar tetap tertib.
“Untuk ibu-ibu kami mohon tertib, jangan berdesakan, insyaallah semua kebagian,” katanya.
Ia menyebut semua komoditas dijual di bawah harga pasar, di antaranya beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, serta produk hasil pertanian lokal seperti cabai keriting, cabai rawit, hingga melon dari petani Natuna.
“Selisih harga berkisar Rp2.000 sampai Rp5.000 di bawah harga pasar,” ujarnya.
Wakapolres Natuna Kompol Paten Tarigan yang turut hadir menegaskan, GPM menjadi bukti sinergi pemerintah daerah dan Polri dalam menjaga keterjangkauan pangan.
| Pasar Murah Pemkab Natuna di Pulau Seluan Diserbu Warga, Beras dan Gula Cepat Ludes |
|
|---|
| Pemkab Natuna Sambangi Kecamatan Pulau Seluan, Dekatkan Layanan hingga Serap Aspirasi Warga |
|
|---|
| Jadwal Kapal Pelni KM Bukit Raya Lintasi Natuna, Periode Tanggal 3 hingga 13 Mei 2026 |
|
|---|
| May Day di Natuna Diisi Doa Bersama Hingga Baksos, Polisi dan Buruh Perkuat Kebersamaan |
|
|---|
| Doa Iringi Pemakaman Daeng Rusnadi, Bupati Natuna Cen Antar Langsung ke Peristirahatan Terakhir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/GPM-DINATUNA.jpg)