KEBAKARAN DI NATUNA
Aroma Hangus Masih Tercium Pasca Kebakaran Rumah di Ranai Natuna, Garis Polisi Membentang
Pita kuning police line membentang di sekeliling rumah usai kebakaran di Gang Air Payang, Ranai Kota, Bunguran Timur, Natuna, Senin (9/2) malam
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Ringkasan Berita:
- Rumah panggung kayu di Gang Air Payang, Ranai Kota, Natuna yang hangus terbakar Senin (9/2) malam telah dipasangi garis polisi
- Api diduga pertama kali muncul dari bagian dapur dan cepat menjalar ke seluruh bangunan kayu, namun tidak menimbulkan korban jiwa karena rumah dalam keadaan kosong
- Kondisi rumah tampak porak-poranda usai kebakaran dengan rangka kayu gosong, atap seng menggantung, serta perabotan rumah tangga berubah menjadi rongsokan
- Polres Natuna masih menyelidiki penyebab kebakaran ini
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Rumah panggung kayu yang hangus terbakar di Gang Air Payang, Jalan Jenderal Soedirman, RT 02 RW 02 Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dipasangi garis polisi.
Pita kuning police line membentang di sekeliling rumah berwarna biru muda itu, menandakan lokasi masih dalam penanganan aparat kepolisian pasca kebakaran hebat yang terjadi Senin (9/2/2026) malam.
Musibah yang menimpa lansia pemilik rumah, Mariani, terjadi sekira pukul 19.00 WIB sesaat sebelum azan Isya berkumandang.
Api diduga pertama kali muncul dari bagian dapur, lalu mengamuk tanpa ampun dan dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan kayu.
Beruntung saat kejadian rumah dalam keadaan kosong, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di Ranai Natuna, Senin malam itu.
Pantauan Tribunbatam.id di lokasi Selasa (10/2/2026) pada pukul 11.01 WIB, kondisi rumah itu tampak porak-poranda.
Bagian dalam bangunan berubah hitam pekat. Rangka kayu penyangga terlihat gosong, ada yang patah hingga melengkung akibat jilatan api.
Atap seng tampak menggantung tidak beraturan, sementara dinding kayu terkelupas dan rapuh.
Aroma sisa-sisa kebakaran masih menyengat tercium saat mendekati bangunan.
Abu hitam menutupi lantai, bercampur dengan puing arang dan potongan kayu yang menjadi arang.
Bagian dapur terpantau menjadi titik kerusakan paling parah. Strukturnya nyaris habis, menyisakan rangka hangus dan lubang besar.
Sementara bagian depan masih berdiri, namun seluruh interior telah menjadi arang.
Sisa perabot rumah tangga tampak berserakan, mulai dari kerangka kulkas, televisi, dan lemari terlihat tertutup abu dan menjadi rongsokan.
Tumpukan pakaian pun hangus membentuk gumpalan hitam di sudut-sudut ruangan.
| Kebakaran Lahan di Ranai, Damkar Natuna Padamkan Api Secara Manual Akibat Sulitnya Akses |
|
|---|
| Bantuan Mengalir Untuk Nenek Maryani Korban Kebakaran di Natuna, Rp7,5 Juta dari Mahasiswa |
|
|---|
| Tangan Nenek Maryani Korban Kebakaran di Natuna Gemetar saat Terima Bantuan Donasi dari KPDN |
|
|---|
| Damkar Berjibaku Padamkan Api di Ranai Natuna, Gang Sempit dan Kerumunan Warga Jadi Tantangan |
|
|---|
| Kebakaran Hebat di Ranai, Natuna Senin Malam, Rumah Panggung Kayu Hangus Terbakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/PASCAKEBAKARAN-DINATUNA.jpg)