Kamis, 23 April 2026

Warga Natuna Rasakan Manfaat Pasar Murah, Selisih Harga Terasa untuk Modal Jualan

Program pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten di Natuna benar-benar menjadi angin segar bagi banyak warga

TribunBatam.id/Istimewa
PASAR MURAH DI NATUNA - Momen emak-emak di Natuna berdesakan belanja sembako murah di Pasar Murah yang digelar Pemkab Natuna, Sabtu (14/2/2026). Kehadiran pasar murah saat Ramadan 1447 dirasakan nyata bagi warga di sana. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akui rasakan manfaat dari pasar murah.
  • Selisih harga disebut jadi faktor utama, bawa senyum buat emak-emak, khususnya pelaku UMKM di sana.
  • Pemkab Natuna janji adakan lagi pasar murah saat Ramadan 1447. Sebut titik lokasi diperluas.

 

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Antusiasme warga berburu sembako murah tak lepas dari tekanan kebutuhan ekonomi rumah tangga.

Terutama bagi pelaku usaha kecil yang bergantung pada stabilitas harga bahan pokok.

Program pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten di Natuna benar-benar menjadi angin segar bagi banyak warga.

Selisih harga yang tampak kecil, justru terasa besar bagi mereka yang menghitung setiap rupiah untuk kebutuhan usaha harian.

Hal itu diungkapkan Fatimah (53), warga Ranai yang sehari-hari berjualan aneka kue rumahan. 

Ia mengaku sangat terbantu dengan harga bahan pokok yang lebih rendah dibanding harga pasaran.

“Alhamdulillah walaupun cuma dapat beli tak banyak, saya ambil minyak, gula, telur, tepung, karena saya jualan kue. Jadi sangat terbantu," ujar Fatimah kepada TribunBatam.id.

Menurutnya, selisih harga bahan pokok langsung berpengaruh terhadap modal usaha.

“Bagi kami yang jualan, selisih dua ribu saja sudah terasa. Ini kan lumayan sampai 5 ribu bedanya,” katanya.

Menjelang bulan Ramadan, kata Fatimah, kebutuhan bahan baku biasanya meningkat tajam, sebab jumlah kue yang diproduksi lebih banyak dari hari-hari biasa.

Karena itu program pasar murah menjadi penyelamat bagi pedagang kecil sepertinya.

“Lumayan lah buat omset kami kalau harga bahan bakunya dapat yang terjangkau. Apalagi ini mau puasa, kebutuhan pasti naik,” ucapnya.

Ia berharap pasar murah bisa digelar rutin agar harga bahan pokok tetap terkendali.

Bagi warga, pasar murah bukan sekadar tempat membeli sembako, tetapi menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah kondisi ekonomi

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved