Kapal Kandas di Natuna
Kondisi Terkini KLM Putra Natuna Tabrak Karang di Serasan, Kapal Kini Kandas Setengah Badan
Proses evakuasi kapal pompong KLM Putra Natuna yang menabrak karang di perairan Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, berlangsung dramatis.
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Septyan Mulia Rohman
Ringkasan Berita:
- Kapal layar motor (KLM) Putra Natuna kandas setelah menabrak karang di perairan Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (5/3/2026) tengah malam.
- Kapal membawa barang berlayar dari Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) menuju Ranai, ibu kota Kabupaten Natuna. Kapal berencana singgah di Serasan.
- Terungkap pula kondisi 4 awak kapal yang mengalami kebocoran pada lambung kapal. Kondisi ini menyebabkan kapal miring ke kanan.
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Proses evakuasi kapal layar motor (KLM) Putra Natuna yang menabrak karang di perairan Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, berlangsung dramatis pada Kamis (5/3/2026) tengah malam.
Kapal barang yang berlayar dari Pontianak menuju Ranai dan berencana singgah di Serasan itu, kini terlihat kandas dengan posisi miring kanan dengan setengah badan kapal karam di perairan Desa Tanjung Setelung.
Kapal kayu 98 GT itu mengalami kebocoran pada lambung kapal sebelah kanan usai menghantam karang.
Informasi kejadian pertama kali diterima Unit Siaga SAR (USS) Serasan sekira pukul 23.30 WIB dari warga setempat yang mendapat laporan dari pihak kapal yang mengalami insiden.
Seorang warga Serasan, Keloh mengaku mendapat kabar dari nelayan bahwa ada kapal yang menabrak karang di sekitar jalur masuk pelabuhan.
“Saya awalnya ditelpon bahwa ada kapal nabrak karang. Jadi langsung saya lapor ke Basarnas. Pihak tim SAR gabungan langsung ke lokasi,” ujar Keloh melalui pesan WhatsApp.
Tak lama setelah laporan diterima, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polri, serta masyarakat langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Kasi Operasi Kantor SAR Natuna, Budiman, mengatakan kapal tersebut mengalami kebocoran saat hendak memasuki wilayah perairan Serasan.
“Kapal barang ini dari Pontianak mau ke Ranai dan berniat singgah di Serasan. Saat hendak sampai, kapal menabrak karang sehingga miring dan mengalami kebocoran,” jelasnya kepada TribunBatam.id, Jumat (6/3/2026).
Akibat insiden tersebut, lambung kapal bocor dan kapal tidak bisa bergerak karena muatan yang cukup banyak.
Untuk mengurangi beban kapal, sebagian barang kemudian dipindahkan atau dilansir menggunakan kapal-kapal kecil milik nelayan.
Prioritas utama tim SAR adalah menyelamatkan awak kapal terlebih dahulu.
“Kami utamakan evakuasi awak kapal dulu untuk dibawa ke Pelabuhan PLBN Serasan. Alhamdulillah semuanya selamat,” katanya.
Dalam waktu sekitar 30 menit setelah laporan diterima, tim gabungan berhasil tiba di lokasi dengan mengerahkan sejumlah armada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/KLM-PUTRANATUNA.jpg)