Selasa, 14 April 2026

HARGA PLASTIK NAIK

Harga Plastik Melonjak, Pedagang di Natuna Terdampak: Omzet Turun, Untung Tipis

Lonjakan harga plastik yang terjadi di Indonesia mulai dirasakan pedagang di Natuna, Kepri.

Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Birri Fikrudin
PASAR RAKYAT RANAI - Suasana di kios pedagang sembako di Pasar Rakyat Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (13/4/2026). 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Lonjakan harga plastik mulai dirasakan pedagang di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kenaikan ini diduga dipicu dampak konflik geopolitik global di Timur Tengah, yang memengaruhi distribusi minyak dan bahan baku Petrokimia sebagai komponen utama produksi plastik.

Dari pantauan Tribunbatam.id di Pasar Rakyat Ranai, Senin (13/4/2026), aktivitas jual beli masih berlangsung ramai seperti biasa.

Namun di balik keramaian tersebut, sejumlah pedagang mengeluhkan beban biaya operasional yang semakin meningkat akibat harga plastik yang melonjak tajam.

Kenaikan harga ini dirasakan hampir semua pedagang, mulai dari penjual sayur hingga sembako, yang setiap hari bergantung pada kantong plastik untuk melayani pembeli.

Salah satu pedagang sayur, Nor, mengaku lonjakan harga plastik sangat berdampak pada usaha kecil seperti dirinya.

“Sangat berdampak sekali ke kami bang, apalagi pedagang kecil. Omzet harian kita yang langsung terasa,” ujarnya.

Ia menyebut, sebelumnya harga kantong plastik hanya berkisar Rp12 ribu hingga Rp13 ribu per pack.

Namun kini melonjak menjadi Rp19 ribu hingga Rp20 ribu per pack.

“Kenaikannya jauh sekali. Bayangkan saja kalau pembeli hanya belanja sedikit, tetap kita kasih plastik. Itu kan jadi tambahan biaya juga,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini semakin sulit karena pedagang tidak bisa serta-merta menaikkan harga jual barang dagangan.

“Harga barang tidak mungkin kita naikkan, harus ikut harga pasaran. Jadi mau tidak mau pengeluaran makin besar, sementara untung makin tipis, apalagi daya beli masih lemah,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan pedagang Sembako, Situmorang.

Ia mengaku kenaikan harga plastik dalam skala besar bahkan lebih terasa.

“Kalau saya beli per karung, sekarang hampir Rp1,4 juta. Padahal normalnya sekitar Rp800 ribu saja, naik sekitar Rp600 ribu,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved