Selasa, 28 April 2026

Karhutla di Natuna

Api Mengganas di Tengah Panas Terik, 5 Hektare Lahan Warga di Desa Tanjung Natuna Terbakar

Kebakaran lahan kembali terjadi di tengah cuaca panas yang melanda Natuna. Kebakaran kali ini terjadi di Desa Tanjung hanguskan 5 hektare lahan warga

Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Dok. Damkar Natuna
KEBAKARAN LAHAN DI NATUNA - Petugas Damkar Natuna saat berjibaku menjinakkan api yang menghanguskan lahan seluas 5 hektare di Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (27/4/2026) siang. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Kebakaran lahan kembali terjadi di tengah cuaca panas yang melanda wilayah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kali ini sedikitnya 5 hektare lahan milik warga di Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, dilalap si jago merah pada Senin (27/4/2026) siang.

Api membakar semak belukar hingga menyisakan hamparan tanah hitam yang hangus.

Asap putih pekat membumbung di antara pepohonan yang sebagian daunnya mengering akibat terpapar panas.

Sejumlah petugas pemadam kebakaran berjibaku di tengah panas terik.

Angin yang bertiup cukup kencang juga membuat api cepat merambat.

Sementara itu, sumber air yang jauh dari lokasi kebakaran menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Pengolahan Data dan Informasi Disdamkarmat Natuna, Nurhakim, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 11.15 WIB.

“Setelah menerima laporan, satu unit armada langsung kita kerahkan ke lokasi,” ujarnya.

Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 11.55 WIB dan berhasil diselesaikan hampir dua jam.

“Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare. Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui,” katanya.

Nurhakim menambahkan, kendala utama yang dihadapi petugas di lapangan adalah jauhnya sumber air dari titik api, sehingga membutuhkan waktu dan tenaga ekstra untuk melakukan penanganan.

Pihak pemadam kebakaran pun kembali mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang rawan memicu kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Karena aktivitas seperti ini sangat sering terjadi, dan dengan cepat meluas dan membahayakan lingkungan sekitar,” tegasnya.

(Tribunbatam.id/birrifikrudin)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved