Minggu, 3 Mei 2026

Pasar Murah Pemkab Natuna di Pulau Seluan Diserbu Warga, Beras dan Gula Cepat Ludes

Antusiasme warga di Kecamatan Pulau Seluan, begitu tinggi saat Pemkab Natuna bersama Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM)

Tayang:
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Mairi Nandarson
Tribun Batam/Dok.DKPP Natuna
PASAR MURAH - Warga di Kecamatan Pulau Seluan saat berdesakan untuk membeli bahan pokok murah dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang di gelar Pemkab Natuna bersama perum Bulog Natuna, Sabtu (2/5/2026). 

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Antusiasme warga di Kecamatan Pulau Seluan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), begitu tinggi saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna bersama Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), Sabtu (2/5/2026).

Masyarakat berbondong-bondong mendatangi lokasi kegiatan, untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding harga pasar di wilayah pulau tersebut.

Gerakan Pangan Murah itu digelar sejalan dengan rangkaian Kunjungan Kerja Pemkab Natuna, dengan tujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Di wilayah seperti Seluan ini, harga bahan pokok lebih tinggi akibat biaya distribusi.

GPM kali ini menghadirkan dua komoditas utama, yakni beras medium SPHP dan gula pasir.

Awalnya, beras medium dijual dengan harga Rp58.000 per kemasan lima kilogram atau sekitar Rp11.600 per kilogram, sedangkan gula pasir dijual Rp17.000 per kilogram.

Harga tersebut sudah berada di bawah harga pasar dan lebih murah dibanding Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium di wilayah Kepri yang mencapai Rp14.000 per kilogram, serta Harga Acuan Penjualan (HAP) gula pasir sebesar Rp17.500 per kilogram.

Namun tingginya antusias warga membuat bantuan subsidi kembali ditambah.

Bahkan, sekitar satu jam setelah kegiatan dibuka, harga kembali diturunkan menjadi Rp50.000 per lima kilogram untuk beras SPHP, dan Rp15.000 per kilogram untuk gula pasir.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna, Wan Syazali, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Perum Bulog Natuna untuk menghadirkan bahan pokok murah bagi masyarakat di Pulau Seluan.

“Kita kerja sama dengan Perum Bulog Natuna. Mereka menyediakan beras, kita gula pasir,” ujarnya kepada tribunbatam.id Minggu (3/5/2026). 

Menurutnya, Bulog Cabang Natuna membawa sebanyak 300 kilogram beras SPHP, sementara DKPP Natuna menyediakan 300 kilogram gula pasir.

Ia menyebut harga kebutuhan pokok di Pulau Seluan memang lebih tinggi dibanding wilayah kota karena faktor transportasi laut. 

Harga beras medium di Seluan ini bisa mencapai Rp70 ribu per lima kilogram, sedangkan gula pasir sekitar Rp20 ribu per kilogram. 

Karena itu, kehadiran Gerakan Pangan Murah dinilai sangat membantu masyarakat, terutama dalam menekan pengeluaran kebutuhan sehari-hari.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved