Senin, 4 Mei 2026

Semangat Hardiknas dari Natuna, Pendidikan Jadi Kunci Majukan SDM di Perbatasan

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 Tahun 2026, di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), diperingati dengan punuh semangat

Tayang:
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Birri Fikrudin
HARDIKNAS DI NATUNA - Prosesi penaikan bendera Merah Putih pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 Tahun 2026 yang digelar Pemkab Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), di Halaman Kantor Bupati, Senin (4/5/2026). 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 Tahun 2026 di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), diperingati dengan punuh semangat. 

Ratusan peserta dari kalangan ASN, pelajar, guru hingga unsur Forkopimda, hadir dalam upacara yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna di halaman Kantor Bupati, pada Senin (4/5/2026).

Bupati Natuna Cen Sui Lan, bertindak langsung sebagai pembina upacara dalam peringatan yang mengusung semangat penguatan pendidikan nasional tersebut.

Pantauan Tribunbatam.id, suasana lapangan upacara tampak dipenuhi peserta berseragam sekolah dan ASN. Mereka berdiri rapi mengikuti rangkaian kegiatan.

Prosesi pengibaran bendera Merah Putih berlangsung khidmat, diiringi lagu Indonesia Raya, disusul pembacaan Pancasila, UUD 1945 hingga ikrar pelajar Indonesia.

Dalam amanatnya, Bupati Natuna Cen Sui Lan membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Ia menegaskan Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum refleksi untuk memperkuat semangat membangun pendidikan nasional.

"Pendidikan pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia, menumbuhkembangkan potensi, dan membentuk karakter generasi bangsa," ujar Cen saat membacakan amanat Menteri Pendidikan.

Dalam pidato itu juga disampaikan, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru hingga penguatan karakter peserta didik.

Usai upacara, Cen Sui Lan menilai perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan saat ini sangat besar.

Menurutnya, keseriusan pemerintah terlihat dari berbagai bantuan dan program nyata yang mulai dijalankan untuk membangun sumber daya manusia Indonesia.

“Pendidikan di Indonesia harus maju, dan guru-guru harus sejahtera. Itu kunci utama, termasuk di Natuna,” ujarnya kepada sejumlah awak media. 

Ia menyebut salah satu program yang menjadi perhatian adalah pengembangan sekolah rakyat, yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap mendapatkan akses pendidikan layak.

“Sekolah rakyat ini juga sudah masuk di Natuna, yang dibangun untuk menampung siswa-siswa yang mengalami kesulitan ekonomi. Jadi tidak ada alasan lagi anak tidak sekolah,” katanya.

Cen juga memastikan kehadiran program tersebut tidak berdampak pada penurunan jumlah siswa di sekolah formal.

“Tidak ada penurunan. Justru kita melihat antusiasme masyarakat masih tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Cen menegaskan pendidikan menjadi kunci utama memajukan daerah dan memutus rantai kemiskinan, terutama bagi daerah perbatasan seperti Natuna.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi Natuna. 

“Kalau pendidikan kita maju, SDM (Sumber Daya Manusia) kita sudah unggul, maka Natuna juga akan semakin maju ke depan,” ujarnya. (Tribunbatam.id/birrifikrudin)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved