Kamis, 21 Mei 2026

Yonkomposit 1/Gardapati Gandeng Damkar Latihan Tangani Kebakaran, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Batalyon Komposit 1/Gardapati bersama Disdamkarmat Kabupaten Natuna, menggelar latihan gabungan penanggulangan kebakaran dan bencana

Tayang:
TribunBatam.id/Birri Fikrudin
DAMKAR NATUNA - Batalyon Komposit 1/Gardapati bersama Disdamkarmat Kabupaten Natuna saat menggelar latihan gabungan, perkuat kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran dan bencana di daerah, Kamis (21/5/2026). 

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Batalyon Komposit 1/Gardapati bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Natuna, menggelar latihan gabungan penanggulangan kebakaran dan bencana.

Simulasi latihan itu lakukan di kawasan Komplek Perumahan Pemda, Kecamatan Bunguran Timur, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta mengasah kemampuan teknis dalam menghadapi situasi darurat di wilayah perbatasan.

Latihan gabungan itu berlangsung dengan melibatkan kendaraan pemadam, peralatan pemadaman lengkap, hingga perlengkapan pertolongan pertama.

Personel gabungan melakukan simulasi pemadaman kebakaran lahan dan bangunan.

Skenario latihan disesuaikan dengan kondisi wilayah Natuna yang rawan cuaca panas, dan angin kencang sehingga berpotensi memicu kebakaran.

Dalam kegiatan itu, personel gabungan diperkuat dua unit kendaraan water tank TNI AD, serta satu unit mobil pemadam kebakaran milik Disdamkarmat Natuna.

Komandan Batalyon Komposit 1/Gardapati, Muchamad Ricky Prawiratama mengatakan, latihan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan masyarakat.

“Sinergi ini merupakan wujud nyata penerapan Sistem Pertahanan Semesta, di mana unsur TNI dan instansi pemerintah bersatu demi keselamatan masyarakat,” ujarnya Kamis siang.

Menurutnya, kecepatan dan koordinasi menjadi faktor penting dalam penanganan bencana maupun kebakaran.

“Kami harus siap bergerak cepat dan terkoordinasi, karena setiap detik sangat berharga saat bencana terjadi. Latihan ini memastikan kami paham tugas masing-masing dan bekerja sebagai satu kesatuan,” katanya.

Usai pelaksanaan simulasi, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi bersama guna menyempurnakan prosedur kerja sama antar instansi pada penanganan darurat di masa mendatang.

Harapannya, latihan ini mampu meningkatkan perlindungan dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). (TribunBatam.id/Birri Fikrudin)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved