Wanita di Natuna Datangi Damkar Malam Hari, Minta Tolong Lepaskan Cincin yang Kekecilan
Petugas Disdamkarmat Natuna bantu lepaskan cincin yang tersangkut di jari seorang wanita bernama Rina, Sabtu (6/6/2026) malam.
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Septyan Mulia Rohman
Ringkasan Berita:
- Petugas Disdamkarmat Natuna membantu melepaskan cincin yang tersangkut di jari seorang warga bernama Rina, Sabtu (6/6/2026) malam.
- Korban datang ke Markas Damkar Natuna karena jarinya mulai membengkak dan terasa nyeri.
- Proses evakuasi cincin menggunakan alat pemotong khusus berlangsung selama kurang dari 30 menit.
- Pihak Damkar mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan penggunaan cincin yang berukuran terlalu kecil.
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Rina, seorang wanita warga Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terpaksa meminta bantuan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), untuk melepaskan cincin yang tersangkut di jarinya, Sabtu (6/6/2026) malam.
Wanita tersebut datang bersama rekannya, Zaniar karena kesulitan melepaskan cincin yang dikenakannya karena ukurannya terlalu sempit.
Akibatnya, jari wanita itu mulai terasa nyeri dan mengalami pembengkakan ringan, usai upaya melepaskan cincin secara mandiri tak kunjung berhasil.
Mendapat laporan tersebut, personel Damkar yang sedang bertugas langsung memberi pertolongan kepada wanita itu di Markas Damkar Natuna sekira pukul 20.00 WIB.
Proses pelepasan cincin dilakukan dengan hati-hati menggunakan alat pemotong khusus.
Petugas juga menyemprotkan air ke bagian cincin untuk mengurangi panas akibat gesekan alat pemotong, serta mencegah luka pada jari korban.
Meski sempat merasakan nyeri saat proses berlangsung, korban tetap tenang mengikuti arahan petugas.
Tidak butuh waktu lama, cincin yang menjepit jari tersebut akhirnya berhasil dipotong dan dilepaskan dengan aman.
Kasi Sarana dan Prasarana, Pengolahan Data dan Informasi Disdamkarmat Natuna, Nurhakim mengatakan, korban datang dengan keluhan cincin yang sulit dilepas.
"Korban bernama Rina. Dia datang bersama rekannya, Zaniar. Mereka meminta bantuan untuk melepaskan cincin yang menyempit di jari," ujarnya.
Menurutnya, saat tiba di markas pemadam, kondisi jari korban sudah mulai mengalami pembengkakan ringan akibat cincin yang terlalu ketat.
"Ya, cincin berhasil dilepasdilepas dalam waktu kurang dari 30 menit, tetapi jari korban sudah mulai mengalami pembengkakan," katanya.
Nurhakim mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan cincin maupun aksesoris serupa.
Jika cincin mulai terasa sempit atau sulit dilepas, sebaiknya segera dilakukan penanganan sebelum menyebabkan pembengkakan yang lebih parah.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan cincin. Jangan memaksakan memakai cincin yang ukurannya terlalu kecil," pungkasnya. (TribunBatam.id/Birri Fikrudin)
| Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 48 Lintasi Natuna Periode 9 Hingga 20 Juni 2026 |
|
|---|
| Demam Piala Dunia 2026 Mulai Terasa di Natuna, Jersey Argentina Paling Banyak Dibeli |
|
|---|
| Harga Emas Perhiasan Natuna Hari Ini Jumat 5 Juni 2026, Emas 24 Karat Tembus Rp2,75 Juta per Gram |
|
|---|
| Sempena HUT Bhayangkara ke-80, Polres Natuna Pasang Pelampung Penyelamat di Pantai Piwang |
|
|---|
| Tingkat Kelulusan SD di Natuna Capai 100 Persen, SMP Tembus 99,8 Persen pada 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/DAMKARLEPASKANCINCIN.jpg)