Selasa, 9 Juni 2026

JALAN RUSAK DI NATUNA

Jalan HR Soebrantas di Natuna Berlubang Ancam Pengendara, Warga Tutup Pakai Pasir dan Batu

Kondisi Jalan HR Soebrantas di Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, menjadi atensi warga karena kondisinya membahayakan

Tayang:
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Birri Fikrudin
JALAN BERLUBANG - Pengendara saat menghindari lubang yang berada di Jalan HR Soebrantas di Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (8/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Jalan HR Soebrantas di Kabupaten Natuna mengalami kerusakan parah berupa lubang menganga
  • Warga setempat melakukan penutupan lubang secara mandiri menggunakan pasir dan kerikil
  • Kerusakan jalan dinilai membahayakan keselamatan pengendara terutama pada malam hari
  • Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Natuna untuk segera melakukan perbaikan permanen

 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Kondisi Jalan HR Soebrantas di Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menjadi perhatian warga.

Sejumlah titik di ruas jalan yang berada tak jauh dari Simpang Padang Kurak itu, mengalami kerusakan berupa lubang yang menganga di badan jalan.

Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengendara, terutama pada malam hari dan saat arus lalu lintas sedang ramai.

Pantauan Tribunbatam.id, Senin (8/6/2026), kerusakan jalan terlihat cukup mencolok.

Setidaknya terdapat tiga titik lubang yang tersebar dalam rentang sekitar 50 meter.

Meski sebagian lubang tampak telah tertutup material pasir dan kerikil, permukaan jalan masih terlihat tak rata.

Bekas tambalan lama juga tampak menyebar di sejumlah titik, sementara lapisan aspal mulai kasar dan tergerus akibat usia jalan serta tingginya intensitas kendaraan yang melintas setiap hari.

Di lokasi, kendaraan roda dua maupun roda empat harus memperlambat laju saat melintasi ruas jalan tersebut.

Beberapa pemotor bahkan tampak menggeser arah kendaraan untuk menghindari lubang.

Di sisi kiri dan kanan jalan berdiri deretan rumah warga serta pertokoan.

Aktivitas masyarakat yang cukup padat membuat ruas jalan ini menjadi salah satu akses penting di kawasan Bandarsyah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ruas Jalan HR Soebrantas merupakan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna.

Warga sudah beberapa kali menutup lubang secara mandiri, menggunakan pasir dan batu kerikil agar tidak terlalu membahayakan pengendara.

Salah satu lubang bahkan diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 7 Cm sebelum ditutup sementara oleh warga.

"Lumayan dalam lubangnya. Itu saja sudah ditutup sama warga sini pakai pasir sama batu. Jadi sudah ketutup sedikit, tapi tak lama kemudian berlubang lagi," kata Lin, warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Menurutnya, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan terus berulang meski sempat dilakukan penambalan.

Lin melanjutkan, jalan yang berada tepat di depan warung miliknya itu sering membuat kendaraan terhempas ke lubang dan pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.

"Kalau yang jatuh ada atau tidak, saya kurang tahu. Tapi lubang ini bahaya sekali, sering motor tidak bisa menghindar karena posisinya di tengah jalan," ujarnya.

Ia khawatir jika kondisi tersebut terus dibiarkan, karena berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Lubangnya sudah lumayan lama. Sempat ditambal, tapi tidak lama muncul lubang baru lagi. Kita khawatir ada kecelakaan, ada yang jatuh. Kalau tidak ditutup, dalam sekali lubangnya," katanya.

Keluhan serupa disampaikan Riki, seorang pengendara yang hampir setiap hari melintasi jalan tersebut.

Menurutnya, lubang di badan jalan cukup membahayakan, terutama bagi pengendara yang tidak mengetahui kondisi jalan.

"Bahaya lubangnya, Bang. Kalau tidak ditutup sementara seperti itu, lubangnya dalam. Kalau lewat sini memang harus hati-hati," ujarnya.

Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen agar kerusakan tidak semakin meluas.

"Apalagi kalau malam hari, lubangnya kurang terlihat. Harapannya jalan ini segera diperbaiki supaya lebih aman untuk masyarakat," katanya. (Tribunbatam.id/birrifikrudin)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved