JALAN RUSAK DI NATUNA
Dikeluhkan Warga, Perbaikan Jalan HR Soebrantas Natuna Ditargetkan Tahun 2027
Dinas PUPR Natuna memastikan perbaikan ruas Jalan HR Soebrantas belum dapat dilakukan pada tahun 2026. Targetnya tahun depan di 2027
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Natuna menunda perbaikan Jalan HR Soebrantas hingga tahun 2027 akibat keterbatasan anggaran
- Dinas PUPR memprioritaskan pelunasan utang pekerjaan tahun 2024 dan 2025 pada tahun anggaran 2026
- Warga mengeluhkan kerusakan jalan yang berlubang dan berisiko memicu kecelakaan bagi pengendara
- Rencana perbaikan jalan akan dilakukan melalui metode pelapisan ulang aspal atau overlay
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Keluhan warga terkait kondisi Jalan HR Soebrantas di Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, akhirnya mendapat tanggapan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna.
Meski diakui sebagai jalan kabupaten dan telah masuk daftar prioritas pembangunan, perbaikan ruas jalan tersebut dipastikan belum dapat dilakukan pada tahun 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Natuna, Agus Supardi mengatakan keterbatasan anggaran menjadi alasan utama belum dilaksanakannya pemeliharaan jalan tersebut tahun ini.
"Ya benar, itu jalan kabupaten. Kita usulkan lagi untuk tahun 2027 ya," ujarnya saat dikonfirmasi Tribunbatam.id, Senin (8/6/2026) siang.
Menurut Agus, anggaran Dinas PUPR saat ini masih difokuskan untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran pekerjaan yang tertunda pada tahun-tahun sebelumnya.
"Untuk tahun 2026 ini belum bisa dilakukan pemeliharaan. Anggaran kita utamakan untuk bayar utang 2024 dan utang 2025 dulu," katanya.
Meski demikian, ruas Jalan HR Soebrantas dipastikan telah masuk dalam daftar usulan prioritas pembangunan tahun depan.
Rencana penanganan yang disiapkan bukan sekadar penambalan, melainkan peningkatan kualitas jalan melalui pekerjaan overlay atau pelapisan ulang aspal.
"Untuk ruas jalan ini sudah masuk usulan prioritas pada 2027. Kegiatannya adalah overlay dari Jalan HR Soebrantas depan Kantor Kementerian Agama sampai ruas simpang menuju RSUD Natuna," tutur Agus.
Sebelumnya diberitakan, kondisi Jalan HR Soebrantas menjadi sorotan warga karena mengalami kerusakan di sejumlah titik.
Pantauan Tribunbatam.id, terdapat tiga titik lubang yang tersebar dalam rentang sekitar 50 meter di ruas jalan yang berada tak jauh dari Simpang Padang Kurak.
Sebagian lubang bahkan telah ditutup sementara oleh warga menggunakan pasir dan batu kerikil, untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Kerusakan jalan tersebut membuat pengendara roda dua maupun roda empat harus memperlambat kendaraan saat melintas.
Beberapa pengendara terlihat mengubah arah laju kendaraan untuk menghindari lubang yang berada di badan jalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/JALANBERLUBANGNATUNA.jpg)