MBG DI NATUNA
Empat Dapur MBG di Natuna Setop Operasi Sementara, Ribuan Penerima Manfaat Terdampak
Penghentian sementara distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Natuna terus meluas. Terkini ada empat dapur MBG setop operasi
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Ringkasan Berita:
- Distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Natuna mengalami penghentian sementara di empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
- Kendala operasional ini disebabkan oleh belum masuknya anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) ke rekening virtual account pelaksana daerah
- Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Bunguran Batubi, Bunguran Utara, Bunguran Tengah, dan Bunguran Selatan
- Koordinator Wilayah BGN Natuna memastikan penghentian ini hanya bersifat sementara
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Penghentian sementara distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus meluas.
Jika sebelumnya hanya satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengalami kendala operasional akibat belum masuknya dana dari Badan Gizi Nasional (BGN), kini jumlahnya bertambah menjadi empat SPPG.
Akibat kondisi tersebut, ribuan penerima manfaat yang tersebar di sejumlah kecamatan untuk sementara tidak lagi menerima layanan makanan bergizi.
Penghentian distribusi dilakukan karena anggaran operasional dari BGN belum masuk ke rekening virtual account milik masing-masing SPPG, yang menjadi pelaksana program di daerah.
Padahal, dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional harian, mulai dari pengadaan bahan pangan, hingga proses pengolahan makanan yang didistribusikan kepada para penerima manfaat.
Berdasarkan data yang dihimpun Tribunbatam.id, hingga Jumat (12/6/2026), terdapat empat dapur MBG di Natuna yang menghentikan sementara distribusi MBG, yakni SPPG Batubi Jaya di Kecamatan Bunguran Batubi, SPPG Kelarik di Kecamatan Bunguran Utara, SPPG Harapan Jaya di Kecamatan Bunguran Tengah, dan SPPG Cemaga di Kecamatan Bunguran Selatan.
Sebelumnya, kendala serupa sempat dialami SPPG Bunguran Timur Laut pada Senin (8/6/2026).
Namun setelah dana operasional kembali masuk, distribusi MBG di wilayah tersebut telah kembali berjalan normal sejak Rabu (10/6/2026).
Seorang warga Batubi, Hadijah, mengaku para penerima manfaat di wilayahnya sudah tidak menerima distribusi MBG sejak Kamis.
"Kalau di Batubi ini sudah dari kemarin tidak ada distribusi MBG. Dalam pemberitahuan yang kami terima, katanya dana dari pusat belum masuk," ujarnya kepada Tribunbatam.id.
Menurutnya, informasi penghentian sementara program tersebut telah disampaikan kepada para penerima manfaat agar tidak menunggu distribusi seperti biasanya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Natuna, Lutshia Widi Febiana, membenarkan adanya penambahan SPPG yang melakukan penghentian sementara distribusi MBG di sejumlah wilayah akibat belum masuknya anggaran operasional dari pusat.
"Iya benar, dikarenakan anggaran dari BGN belum masuk ke rekening SPPG," katanya saat dikonfirmasi Tribunbatam.id Jumat Siang.
Lutshia menjelaskan, hingga saat ini terdapat empat SPPG yang menghentikan sementara operasional distribusi makanan bergizi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/MBGSETOP-SEMENTARA-DINATUNA.jpg)