Senin, 11 Mei 2026

BANJIR DI SUMATERA

Update Data Korban Akibat Banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Total 303 Orang Tewas

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengonfirmasi data terbaru korban tewas.

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
Tribunnews.com/HO/TIM SAR/Tribunnews.com
EVAKUASI WARGA - Petugas mengevakuasi warga yang menjadi korban banjir bandang di Humbahas, Sumut. Banjir dan tanah longsor juga melanda sejumlah wilayah Tapteng, Sibolga, Taput, Tapsel dan sejumlah wilayah di Sumut. Puluhan korban meninggal dan dinyatakan hilang. Ratusan warga diungsikan. 

TRIBUNBATAM.id - Musibah banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang terjadi sejak Rabu 26 November 2025, mengakibatkan korban jiwa.

Total terdapat 303 orang meninggal dunia dari ketiga provinsi di Pulau Sumatera tersebut.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengonfirmasi data terbaru korban tewas akibat musibah banjir dan tanah longsor itu.

Abdul Muhari mulai membeberkan daftar korban jiwa di Provinsi Aceh sebanyak 47 orang.

Kendati demikian, data korban jiwa tersebut masih dikonsolidasikan dengan pemerintah daerah di Aceh.

"Untuk jumlah korban itu total sekitar 303 Jiwa meninggal dunia. Dengan rincian ada 47 jiwa di Provinsi Aceh."

"Kemudian Provinsi Aceh ini masih ada data yang masih kita konsolidasikan dengan pemerintah daerah, dengan tim-tim kita yang sudah masuk di tiap kabupaten/kota," kata Abdul Muhari dalam Program 'Sapa Indonesia Pagi' Kompas TV, Minggu (30/11/2025).

Lalu gantian Sumatera Utara terdapat 166 orang meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor.

Khusus untuk Sumatera Utara, sebanyak 143 orang juga dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian.

"Kemudian untuk Sumatera Utara itu 166 jiwa meninggal dunia, 143 orang masih hilang dan dalam pencarian," ungkap Abdul Muhari.

Baca juga: Viral Video Korban Banjir di Sumut Menjarah Minimarket, Diduga Karena Terisolasi dan Kurang Makanan

Sedangkan di Sumatera Barat, ada penambahan jumlah korban yang signifikan dari hari-hari sebelumnya.

Akibat banjir dan longsor atau yang disebut masyarakat setempat sebagai galodo ini, ada 74 orang meninggal dunia, serta 78 orang dinyatakan hilang, khususnya di Kabupaten Agam.

Galodo adalah istilah masyarakat Minangkabau menyebut air bah yang bercampur dengan lumpur dan batu.

Jika ditotal dengan jumlah korban sebelumnya yang ada di Kota Padang dan Padang Pariaman, maka total korban jiwa di Sumbar adalah 90 orang.

"Kemudian untuk Sumatera Barat ada penambahan signifikan, dikarenakan kejadian banjir longsor yang bagi masyarakat setempat itu disebut dengan galodo yang terjadi di kaki Gunung Singgalang, itu Kabupaten Agam ada 74 jiwa meninggal dunia, 78 orang lainnya masih hilang."

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved