BENCANA ALAM DI SUMBAR
Warga Maninjau Sumbar Kembali Dihantam Galodo, Kerusakan Rumah Bertambah, Jalan Putus
Bencana ini menambah daftar penderitaan warga yang sebelumnya belum sepenuhnya pulih dari galodo besar yang
TRIBUNBATAM.id, AGAM - Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) warga Jorong Pasa Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, kembali harus mengungsi setelah banjir bandang (galodo) susulan menerjang kawasan tersebut, Kamis (25/12/2025) siang.
Bencana ini menambah daftar penderitaan warga yang sebelumnya belum sepenuhnya pulih dari galodo besar yang melanda wilayah tersebut sekitar sebulan lalu.
Sejumlah rumah warga kembali mengalami kerusakan akibat terjangan air bercampur material batu dan kayu.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Agam, Rahmat Lasmono, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, dampak psikologis dan kerusakan fisik kembali dirasakan masyarakat.
“Tidak ada korban jiwa. Namun ada tambahan kerusakan pada beberapa rumah warga, dan 60 KK terpaksa dievakuasi kembali,” ujar Rahmat Lasmono kepada TribunPadang.com, Jumat (26/12/2025).
Ia menjelaskan, warga yang kini mengungsi sebenarnya sempat kembali ke rumah masing-masing setelah galodo besar yang terjadi sebulan lalu. Namun, demi keselamatan, mereka kembali dievakuasi setelah galodo susulan melanda.
“Sebagian warga sudah kita tempatkan di posko pengungsian, sementara lainnya mengungsi ke rumah kerabat terdekat,” jelasnya.
Rahmat mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan. Cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Agam berpotensi memicu galodo susulan.
“Kami minta masyarakat tetap siaga, terutama yang tinggal di daerah rawan. Potensi galodo susulan masih ada,” tegasnya.
Sementara itu, video yang diterima TribunPadang.com memperlihatkan derasnya arus banjir berwarna cokelat yang membawa material batu dan kayu. Aliran galodo tampak sangat kuat, memicu kepanikan warga dan petugas di lokasi.
Dalam rekaman tersebut, warga terlihat dievakuasi dan menjauh dari kawasan terdampak. Galodo terjadi pada siang hari saat hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah Maninjau. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com
| Bencana di Sumbar Tak Kunjung Henti, Sungai Batu Busuak Meluap, Pemukiman Kembali Dihantam Air Deras |
|
|---|
| Aki Alat Berat Dicuri, Warga Padang Angkat Batu dengan Tangan Demi Selamatkan Rumah |
|
|---|
| Pasca Banjir Bandang Sumbar, Kesehatan Mental Anak Jadi Perhatian Serius IDAI |
|
|---|
| Presiden Prabowo Intuksikan 545 Huntara Untuk Korban Galodo Agam Harus Tuntas Dalam Sebulan |
|
|---|
| Tangis Ketua IJTI Korwil Sumatera Pecah Bertemu Korban Galodo di Malalo: Mereka Tak Punya Apa-apa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/IstimewaBPBD-Agam.jpg)