Minggu, 10 Mei 2026

Batam Terkini

Korlap Dapur MBG di Batam Dibacok Sekuriti, Alami Luka Lebih dari 20 Jahitan

Peristiwa dugaan penganiayaan tersebut terjadi di lokasi SPPG Sungai Pelunggut pada Minggu (21/12/2025) malam. Akibat

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Dok. Polsek Sagulung
Anggota Polsek Sagulung saat cek kondisi korlap SPPG Sei Pelunggut yang menjadi korban dugaan penganiayaan 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pelaku pembacokan terhadap koordinator lapangan (korlap) dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Batam, hingga kini masih diburu polisi.

Peristiwa dugaan penganiayaan tersebut terjadi di lokasi SPPG Sungai Pelunggut pada Minggu (21/12/2025) malam. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, mengatakan pihaknya pertama kali menerima informasi terkait kejadian tersebut dari Manajemen Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami mendapat informasi dari pihak MBG terkait dugaan penganiayaan yang terjadi di SPPG Sungai Pelunggut,” ujar Anwar Aris saat dikonfirmasi, Jumat (26/12/2025).

Ia menjelaskan, korban berinisial S (33) yang menjabat sebagai pengawas sekaligus koordinator lapangan SPPG. Sementara terduga pelaku adalah petugas keamanan berinisial P alias R (27).

“Berdasarkan keterangan sementara, antara korban dan terduga pelaku terjadi ketidakcocokan dalam pekerjaan,” jelasnya.

Menurut Anwar, persoalan bermula saat korban menegur pelaku terkait kedisiplinan kerja. Terduga pelaku disebut kerap meninggalkan pos saat berjaga dan membawa teman ke lokasi kerja.

“Teguran tersebut membuat pelaku tidak terima,” ungkap Anwar.

Situasi semakin memanas setelah korban menyampaikan kalimat yang diduga memicu emosi pelaku.

“Ada ucapan dari korban yang mengatakan ‘bulan depan kamu istirahat’. Hal ini diduga membuat pelaku tersulut emosi,” ujarnya.

Tak lama setelah itu, pelaku diduga langsung menyerang korban dengan senjata tajam. Korban mengalami luka bacok serius di bagian belakang telinga.

“Korban mengalami luka cukup parah dengan jahitan lebih dari 20 jahitan dan langsung dilarikan ke RSUD Embung Fatimah untuk mendapatkan perawatan,” kata Anwar.

Saat ini, kondisi korban dilaporkan mulai membaik. Sementara itu, pelaku melarikan diri usai kejadian dan masih dalam pengejaran polisi.

“Pelaku masih dalam pencarian. Senjata tajam yang digunakan juga dibawa kabur oleh pelaku,” jelasnya.

Polisi terus melakukan penyelidikan dan memburu pelaku guna mengungkap tuntas kasus pembacokan tersebut.

(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved