DANA TRANSFER KE DAERAH
DBH Kabupaten Lahat Turun Rp 186 juta , Sumbang 47 Persen Ke APBD
Realisasi Dana Bagi Hasil Kabupaten Lahat Provinsi Sumatra Selatan pada 2025 mencapai Rp 1,206 miliar, Menurun Rp 186 juta dari tahun 2024
TRIBUNBATAM.id - Realisasi Dana Bagi Hasil Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan pada 2025 mencapai Rp 1,206 miliar, Menurun Rp 186 juta dari tahun 2024 yakni sebesar Rp 1,392 Miliar.
Peningkatan ini menandakan meningkatnya transfer fiskal dari pemerintah pusat ke daerah.
Data DJPK Kemenkeu menyatakan, kontributor terbesar DBH Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan 2025 dari DBH SDA Minerba - Royaltiyakni mencapai Rp 947,86 Miliar.
Angka ini jauh lebih besar ketimbang realisasi Hasil Perkebunan Sawit hanya Rp 3,40 Miliar .
Dana Bagi Hasil (DBH) merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah berdasarkan angka persentase tertentu untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.
Tujuan DBH adalah untuk memperbaiki keseimbangan vertikal antara pusat dan daerah dengan memperhatikan potensi daerah penghasil.
Apa saja DBH Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan?
Untuk Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan , DBH terdiri atas berbagai komponen
- Dana Bagi Hasil Perkebunan Sawit
- DBH Cukai Hasil Tembakau
- DBH PBB Bagian Daerah untuk Kabupaten/Kota
- DBH PPh Pasal 21
- DBH PPh Pasal 25/29 OP
- DBH SDA Gas Bumi 30 persen
- DBH SDA Kehutanan - PSDH
- DBH SDA Minerba - Royalti
- DBH SDA Minyak Bumi 15 persen
- DBH SDA Panas Bumi - Iuran Produksi
- DBH SDA Panas Bumi - Iuran Tetap
- DBH SDA Perikanan
Bagaimana pengaruhnya terhadap APBD?
Dari realisasi pendapatan APBD Provinsi Sumatera Selatan 2025 sebesar Rp 2,559 Miliar, DBH menyumbang 47 persen.
Inilah Rincian Realisasi DBH Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan 2025
| Dana Bagi Hasil | Pagu | Realisasi | persen |
|---|---|---|---|
| Dana Bagi Hasil Perkebunan Sawit | 3,40 M | 3,40 M | 100 |
| DBH Cukai Hasil Tembakau | 0,12 M | 0,12 M | 100 |
| DBH PBB Bagian Daerah untuk Kabupaten/Kota | 210,51 M | 192,38 M | 91.39 |
| DBH PPh Pasal 21 | 22,10 M | 20,04 M | 90.72 |
| DBH PPh Pasal 25/29 OP | 0,50 M | 0,45 M | 91.14 |
| DBH SDA Gas Bumi 30 persen | 33,84 M | 33,84 M | 100 |
| DBH SDA Kehutanan - PSDH | 0,72 M | 0,72 M | 100 |
| DBH SDA Minerba - Iuran Tetap | 1,10 M | 1,10 M | 100 |
| DBH SDA Minerba - Royalti | 947,86 M | 947,86 M | 100 |
| DBH SDA Minyak Bumi 15 persen | 4,72 M | 4,72 M | 100 |
| DBH SDA Panas Bumi - Iuran Produksi | 0,59 M | 0,59 M | 100 |
| DBH SDA Panas Bumi - Iuran Tetap | 0,06 M | 0,06 M | 100 |
| DBH SDA Panas Bumi - Setoran Bagian Pemerintah | 0,07 M | 0,07 M | 100 |
| DBH SDA Perikanan | 0,83 M | 0,83 M | 100 |
| Total | 1.226,43 M | 1.206,20 M | 98.35 |
| Dana Transfer Pemerintah ke Kepulauan Riau 2026 Anjlok Rp 1,6 Triliun, Batam Terima Terbesar |
|
|---|
| Jawa Tengah Kehilangan Dana Transfer ke Daerah 2026 Rp 869 Miliar, DAK Fisik Dicabut |
|
|---|
| Jawa Barat Kehilangan Rp 2,2 Triliun dari Dana Transfer Daerah 2026, DBH Dipangkas Rp 1,3 Triliun |
|
|---|
| Bengkulu Digelontor Dana Transfer 2026 Rp 1,4 Triliun, Turun Rp 400 Miliar |
|
|---|
| Dana Transfer ke Daerah Sumatera Selatan 2026 Turun Rp 2,2 Triliun, DBH Dipangkas Rp 1,7 Triliun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Ilustrasi-mata-uang-rupiah.jpg)