Senin, 15 Juni 2026

KECELAKAAN KERJA DI PLTU

Penyebab Kecelakaan Kerja di PLTU Sukabangun, 2 Pekerja Tewas dan 2 Orang Luka Parah

Plt Direktur RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, dr. Feria Kowira mengonfirmasi adanya kecelakaan kerja tersebut.

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
Istimewa
KECELAKAAN KERJA - Petugas gabungan dan pekerja berada di lokasi kecelakaan kerja di area PLTU Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Rabu 21 Januari 2026 malam. Insiden tersebut mengakibatkan dua pekerja meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka serius. 

‎Ia mengaku sempat berusaha menarik body harness rekannya.

Namun, material runtuhan yang terlalu cepat dan berat membuat upaya tersebut tidak berhasil.

‎Rekan yang ditariknya itu kemudian dilaporkan meninggal dunia dan menjadi korban pertama yang ditemukan oleh tim penyelamat.

‎Vemas juga menceritakan bahwa dirinya ikut tertimbun material debu batu bara yang telah mengeras hingga setinggi leher.

Dalam kondisi tersebut, ia sama sekali tidak mampu bergerak maupun meminta pertolongan.

‎"Posisi saya sendiri sudah tertimbun debu yang mengeras sampai leher. Saat itu saya tidak bisa bergerak sama sekali dan tidak bisa berteriak minta tolong. Kawan yang satu lagi yang meminta tolong," jelasnya.

‎Menurut Vemas, sebelum kejadian para pekerja terlebih dahulu membuat lubang berdiameter sekitar satu meter untuk menembus bagian bawah cerobong.

Setelah itu, pekerjaan dilanjutkan dengan membuat lubang ke arah atas.

‎Dua pekerja yang meninggal dunia diketahui berada di titik pengerjaan bagian atas tersebut.

‎Ia menambahkan, pada awalnya dirinya berada di bagian bawah cerobong sebelum berpindah ke atas untuk bergantian dengan rekan kerja lainnya.

‎"Awalnya saya ikut di bawah, lalu naik ke atas untuk bergantian. Tidak lama setelah itu runtuhan terjadi. Debu batu bara itu mengeras karena kena hujan, keras seperti tanah," pungkasnya.

Polisi Selidiki Penyebab

Polres Ketapang tengah menyelidiki penyebab kecelakaan kerja di PLTU Sukabangun itu.

‎Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab insiden tersebut karena proses penyelidikan masih berjalan.

‎"Sampai saat ini Polres Ketapang masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab kecelakaan kerja itu," ujar AKBP Harris saat dikonfirmasi Tribun Pontianak, Kamis 22 Januari 2026.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
Live
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved