Lirik Lagu Rukun Sama Teman, Wajib Dinyanyikan saat Upacara Bendera
Lirik lagu Rukun Sama Teman karya Prof Abdul Muti, wajib dinyanyikan saat upacara bendera hari Senin
TRIBUNBATAM.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan upacara bendera di sekolah.
Ada beberapa poin penting dalam SE Nomor 4 Tahun 2026 itu.
Surat ditujukan kepada seluruh Kepala Dinas Provinsi mapun kota dan kabupaten.
Surat tersebut kemudian diteruskan kepada seluruh kepala sekolah.
Siswa wajib menyanyikan lagu Rukun Sama Teman karya Abdul Mu'ti.
Lagu Rukun Sama Teman dinyajikan setelah menyanyikan lagu wajib nasional.
Lirik Lagu Rukun Sama Teman
Inilah lirik lagu Rukun Sama Teman:
Semua insan ciptaan Tuhan
Berbeda rupa dan kemampuan
Mari saling menghormati
Jangan saling menyakiti
Tak ada guna permusuhan
Tak ada guna pertengkaran
Mari jalin persahabatan
Rukun sama teman
Banyak kawan kita tenang
Banyak sahabat kita hebat
Mari bergandeng tangan
Rukun sama teman
Semua insan ciptaan Tuhan
Berbeda rupa dan kemampuan
Mari saling menghormati
Jangan saling menyakiti
Tak ada guna permusuhan
Tak ada guna pertengkaran
Mari jalin persahabatan
Rukun sama teman
Banyak kawan kita tenang
Banyak sahabat kita hebat
Mari bergandeng tangan
Rukun sama teman
Banyak kawan kita tenang
Banyak sahabat kita hebat
Mari bergandeng tangan
Rukun sama teman
Rukun sama teman
Makna Lagu Rukun Sama Teman
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mengampanyekan pentingnya membangun karakter positif di lingkungan sekolah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkenalkan lagu “Rukun Sama Teman”, sebuah lagu sederhana namun penuh pesan tentang persahabatan, toleransi, dan saling menghargai di antara peserta didik.
Lagu “Rukun Sama Teman” dibawakan oleh dua penyanyi cilik, Quinn Salman dan Prince Poetiray, yang sebelumnya juga dikenal melalui lagu “Selalu Ada di Nadimu.” Keduanya menyuarakan pesan mengenai pentingnya menciptakan budaya sekolah yang aman dan nyaman.
Lagu ini berisi ajakan untuk menjalin pertemanan yang baik, saling menghargai satu sama lain, serta membangun rasa aman di lingkungan sekolah. Yang membuatnya semakin istimewa, lagu tersebut merupakan karya khusus dari Mendikdasmen, Abdul Mu’ti.
“Semoga lagu ini dapat menemani kegiatan belajar anak serta membantu orang tua dan guru menanamkan nilai karakter dalam keseharian,” harap Kemendikdasmen dikutip Selasa (13/1/2026)
Makna yang terkandung dalam lagu ini menonjolkan nilai kebersamaan, sikap saling menghargai, dan kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sejak bait awal, lagu tersebut menekankan bahwa setiap individu adalah ciptaan Tuhan dengan keunikan masing-masing, baik dalam penampilan maupun kemampuan.
Perbedaan itu digambarkan sebagai hal yang wajar dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan, sekaligus menjadi landasan untuk saling memahami.
Lagu ini mengingatkan pendengarnya bahwa keberagaman bukanlah alasan untuk merasa lebih hebat atau meremehkan sesama, tetapi menjadi peluang untuk menumbuhkan sikap saling menghormati.
Lirik yang menyatakan bahwa tidak ada manfaat dari permusuhan menegaskan sikap anti konflik dalam lagu ini. Pesannya jelas pertengkaran tidak menyelesaikan masalah, justru merusak hubungan dan menguras energi. Karena itu, lagu ini mengingatkan pendengar bahwa memilih perdamaian adalah langkah terbaik.
Ajakan untuk bersahabat juga menjadi inti makna lagu. Persahabatan dipandang sebagai jembatan yang menyatukan perbedaan serta memberi rasa aman dan kekuatan. Ungkapan tentang banyak teman dan sahabat menggambarkan bahwa relasi yang sehat mampu memberikan ketenangan, dukungan, dan semangat untuk tumbuh bersama.
Pengulangan ajakan untuk rukun dengan teman menegaskan betapa pentingnya nilai tersebut untuk selalu diingat. Pesan dalam lagu ini tidak terbatas pada satu kelompok, melainkan berlaku bagi semua orang.
Nilainya bersifat universal dan relevan di berbagai lingkungan, mulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas.
Secara keseluruhan, lagu ini menyampaikan ajakan moral untuk hidup damai dalam keberagaman. Perbedaan dipandang sebagai ketetapan Tuhan yang harus dihormati.
Dengan menumbuhkan sikap saling menghargai, menjauhi konflik, dan mempererat persahabatan, lagu ini mendorong pendengarnya untuk membangun kehidupan yang lebih rukun, aman, dan penuh kemanusiaan.(*)
| Naskah Ikrar Pelajar Indonesia, Dibacakan Tiap Upacara Bendera Hari Senin |
|
|---|
| Peringatan Hari Pahlawan di Polres Karimun, Wakapolres: Pahlawan Bukan Sekadar Nama |
|
|---|
| Upacara HUT ke-80 RI di Natuna, Aksi Marching Band Meriahkan Suasana, Jadi Tontonan Warga |
|
|---|
| Upacara HUT ke-80 RI di Natuna Berjalan Lancar, Bupati Cen Sui Lan Pimpin Pengibaran Bendera |
|
|---|
| Kumpulan Pidato Hardiknas 2025 Bertema Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2910_Prof-Abdul-Muti.jpg)