Bocah Penjual Tisu Tewas Tertabrak Wheel Loader di Kendari, Sopir Sempat Kabur
Kasat Lantas Polresta Kendari, AKP Kevin Fahri Ramadhan, lantas menjelaskan bahwa kendaraan yang menabrak korban adalah jenis loader.
TRIBUNBATAM.id - Seorang bocah perempuan pencari nafkah bernama Najwa meninggal dunia setelah ditabrak oleh kendaraan di lampu merah perempatan PLN Wua-Wua, simpang Jalan Jend Ahmad Yani, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis (29/1/2026) malam.
Parahnya lagi sopir kendaraan tersebut sempat melarikan diri setelah menabrak bocah delapan tahun penjual tisu tersebut.
Ketika Najwa menjadi korban tabrak lari, cuaca di Kota Kendari diguyur hujan deras.
Video detik-detik Najwa ditemukan tergeletak tak berdaya sempat beredar di media sosial.
Ibu korban langsung menangis histeris mengetahui bocah kelas 4 sekolah dasar (SD) ini meninggal dunia.
Berbagai dugaan muncul terkait kendaraan yang menabrak korban, mulai alat berat, truk kontainer, hingga mobil penumpang.
Tak butuh waktu lama, polisi langsung melakukan penyelidikan kasus tabrak lari tersebut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti.
Polisi mengamankan barang bukti berupa rekaman video kamera pengawas atau camera closed circuit television (CCTV), di sekitar lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polresta Kendari, AKP Kevin Fahri Ramadhan, lantas menjelaskan bahwa kendaraan yang menabrak korban adalah jenis loader.
“Didapatkan kecocokan rekaman CCTV bahwa yang terlibat kecelakaan adalah alat berat jenis loader,” kata Kasat Lantas Polresta Kendari, AKP Kevin Fahri Ramadhan, Minggu (01/02/2026).
Wheel loader adalah alat berat beroda karet (ban) yang dilengkapi bucket besar pada bagian depan.
Dirancang untuk memuat, memindahkan, mengangkut material seperti tanah, pasir, batu, material konstruksi, ke dalam truk atau lokasi lain.
Berat wheel loader bervariasi, model kecil berkisar 4,2 ton atau sekitar 4.200 kilogram (kg), model sedang 18-21 ton.
Penampakan loader sedang yang diduga menabrak bocah Najwa terekam dalam video dashboard mobil (dashcam) yang diterima TribunnewsSultra.com.
Video dari kamera digital kecil yang dipasang di dasbor mobil tersebut dikirimkan seorang pengendara.
Mobil yang merekam penampakan loader tersebut terlihat berhenti di perempatan lampu merah dari arah Jl Chairil Anwar.
Tampak arus lalu lintas di tengah kondisi gerimis hujan di perempatan jalan ini.
Kendaraan roda dua dan roda empat lalu lalang mengikuti warna lampu lalu lintas.
Tak berselang lama, terlihat loader berwarna kuning pun melaju dari arah Jl KH Ahmad Dahlan ke Jalan Chairil Anwar.
Baca juga: Kecelakaan Maut Melibatkan Motor dan Truk Boks di Ciamis, 1 Orang Tewas dan Sopir Kabur
Pelaku Tabrak Lari
Kasatlantas Polresta Kendari, AKP Kevin Fahri Ramadhan, mengatakan, sosok pelaku tabrak lari terhadap bocah penjual tisu di perempatan PLN Wua-Wua ditangkap pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Sosok sopir atau operator yang mengemudikan alat berat loader yang diduga menabrak sang bocah adalah ZA.
ZA diamankan petugas di kediamannya, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, Provinsi Sultra.
Terduga pelaku tabrak lari sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan di Markas Polresta.
“Pelaku sudah diamankan di Mako Polresta Kendari untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” jelas mantan Kasatlantas Polres Bombana ini, Minggu (1/2/2026).
Menurut AKP Kevin, terungkapnya jenis kendaraan yang menabrak bocah penjual tisu, begitupun operator yang mengendarainya saat tabrakan berdasarkan hasil penyelidikan.
Penyelidikan terharap rekaman video CCTV di sepanjang jalan tak jauh dari lokasi kejadian.
Rekaman memperlihatkan kendaraan diduga menabrak, kemudian meninggalkan korban tak berdaya adalah alat berat jenis wheel loader.
Wheel loader dikategorikan sebagai alat berat, bukan kendaraan bermotor untuk transportasi barang atau orang.
Sehingga penggunaannya di jalan raya umum dilarang karena berisiko merusak infrastruktur dan mengancam keselamatan lalu lintas.
Alat ini dirancang untuk operasional proyek dan harus diangkut menggunakan kendaraan khusus (trailer).
Korban Tabrak Lari
Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang mengakibatkan korban Najwa meninggal dunia terjadi di perempatan PLN Wua-Wua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (29/01/2026) malam.
Bocah berusia 8 tahun ini berpulang untuk selama-lamanya setelah tertabrak kendaraan misterius, diduga menjadi korban tabrak lari.
Bocah ini sehari-hari diketahui menjadi penjual tisu di perempatan Jl Jend Ahmad Yani, Jl KH Ahmad Dahlan, dan Jl Chairil Anwar.
Anak perempuan tersebut merupakan murid kelas 4 SD.
Dia tinggal bersama keluarganya di Jl Balai Kota III, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia, Kendari, ibu kota Provinsi Sultra.
Pascakecelakaan yang merenggut nyawanya, korban dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Punggolaka, Jumat (30/1/2026).
TPU tersebut berlokasi di Jalan Perkuburan, Kelurahan Punggolaka Kecamatan Puuwatu.
Kasatlantas Polresta Kendari, AKP Kevin Fahri Ramadhan, dalam keterangannya, mengatakan, kecelakaan tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.10 wita.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lapangan, kendaraan yang terlibat kecelakaan diduga bergerak dari arah Pasar Panjang, Jl KH Ahmad Dahlan, menuju perempatan PLN Wua-Wua.
“Pada saat kejadian, korban sedang bermain bersama adik laki-lakinya di area trotoar jalan,” kata AKP Kevin.
“Diduga kendaraan yang melintas tidak dapat menghindar sehingga korban terlindas atau tertabrak,” jelas Perwira Pertama atau Pama Polri ini menambahkan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia.
Petugas kepolisian dari Satlantas Polresta Kendari yang menerima laporan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.
Adapun langkah-langkah yang telah diambil oleh pihak kepolisian, antara lain mendatangi dan mengamankan TKP.
Melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi, serta mengecek kondisi korban di RS Bhayangkara Kendari.
“Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” ujar alumni Akademi Kepolisian (Akpol) ini saat dikonfirmasi wartawan TribunnewsSultra.com, Kamis (29/1/2026) malam.
“Keluarga korban telah berada di rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut,” kata AKP Kevin menambahkan.
Kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan (lidik).
Polisi mengumpulkan bukti dan keterangan tambahan untuk mengungkap identitas kendaraan dan pengemudinya.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan intensif. Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dan mendalami aktivitas korban saat kejadian guna mengungkap pelaku tabrak lari,” jelasnya.
(TribunBatam.id)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul "Terungkap Tabrak Lari Bocah Pencari Nafkah di Lampu Merah Kendari, Sosok Operator Loader Pelakunya"
| Status WA Berujung Maut, Suami Cekik Istri hingga Tewas di Pagar Alam, Pelaku Ngaku ke Pak RT |
|
|---|
| Tak Terima Kehilangan Job WO, Terungkap Isi Chat Shindy MC LCC Empat Pilar MPR RI |
|
|---|
| Pelaku Penembakan Anggota TNI di Palembang Sudah Diamankan, Kapendam Janji Usut Tuntas |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Mojokerto saat Pulang Mendaki, Pelajar SMA Surabaya Tewas Tabrak Truk KDMP |
|
|---|
| Sosok Dewa dan Ibunya Korban Kecelakaan Maut di Batam di Mata Tetangga, Dikenal Baik dan Ramah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Inilah-potret-lokasi-kasus-dugaan-tabrak-lari-bocah-penjual-tisu-di-Kendari.jpg)