Minggu, 17 Mei 2026

DRIVER OJOL TEWAS BERSAMA IBU

Sosok Dewa dan Ibunya Korban Kecelakaan Maut di Batam di Mata Tetangga, Dikenal Baik dan Ramah

Di mata tetangga, Sri Hartini dan Dewa Andika, ibu dan anak yang menjadi korban kecelakaan maut di Batam, Jumat (15/5) dikenal baik dan ramah

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Istimewa
KORBAN KECELAKAAN MAUT - Ibu dan anak korban kecelakaan maut di Batam di Jalan S Parman, Kecamatan Sei Beduk, Jumat (15/5/2026) pagi. Di mata tetangga, Sri Hartini dan Dewa dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Duka menyelimuti rumah Dewa Andika Pratama (26), driver ojol Batam dan ibunya, Sri Hartini, yang meninggal dunia akibat kecelakaan maut di Batam, persisnya di Simpang Bagan Mukakuning, Sei Beduk, Jumat (15/5/2026).

Di rumah sederhana yang terletak di Perumahan Pesona Bukit Laguna 2, Tanjung Piayu, Sei Beduk itu, ratusan pelayat silih berganti datang.

Mereka memberikan penghormatan terakhir kepada Dewa dan ibunya.

Tak hanya dari warga setempat, rekan sesama driver ojek online hingga pengemudi roda empat komunitas online turut hadir, hingga mengantar jenazah Dewa dan ibunya ke tempat peristirahatan terakhir mereka di TPU Bagan Piayu.

Kepergian ibu dan anak itu di hari yang sama akibat kecelakaan maut, meninggalkan duka bagi warga setempat dan orang-orang yang mengenalnya.

Warga sekitar menyebut Dewa dikenal sebagai sosok ramah dan mudah bergaul. 

Ia tinggal berdua bersama ibunya setelah sang ayah meninggal dunia beberapa tahun lalu.

"Orangnya baik, ramah sama tetangga. Makanya banyak yang datang melayat," ujar seorang warga.

Senada, seorang tetangga korban, Joel, mengaku sangat terpukul mendengar kabar meninggalnya Dewa dan sang ibu.

"Kalau ibu ini sama anaknya memang baik. Sama warga pun baik juga," ujar Ibu Joel saat ditemui di rumah duka.

Menurutnya, aktivitas mengantar ibunya bekerja memang sudah menjadi rutinitas harian Dewa sebelum kembali mencari penumpang ojek online.

"Dia antar ibunya kerja dulu. Habis itu biasanya balik lagi ke rumah, baru pergi narik ojol," katanya.

Dewa sendiri diketahui merupakan pria kelahiran Tanjung Uban tahun 2000 dan sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online. 

Pada pagi kejadian, ia tengah mengantarkan ibunya pergi bekerja, sebelum akhirnya keduanya mengalami kecelakaan maut.

Gabung di Komando 2023

Ketua Komando Batam, Feryandi Tarigan, mengatakan kepergian Dika (sapaannya) menjadi duka mendalam bagi Komunitas Driver Online di Kota Batam.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved