APBD 2026
APBD 2026 Batam Vs Palembang, PAD Beda Tipis Postur Belanja Setara
Sama-sama memiliki APBD terbesar di provinsi masing-masing, ini perbandingan APBD Batam 2026 dengan Palembang.
TRIBUNBATAM.id - Sama-sama memiliki APBD terbesar di provinsi masing-masing, ini perbandingan APBD Batam 2026 dengan Palembang.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, Kamis (5/2/2026), APBD 2026 Batam terbesar di Provinsi Kepulauan Riau.
Sedangkan APBD 2026 Kota Palembang terbesar di Provinsi Sumatera Selatan.
Proyeksi pendapatan APBD Batam 2026 sebesar Rp 4.184,42 miliar, sedangkan Palembang Rp 4.670,61 miliar. Kedua kota ini memiliki besaran anggaran hampir sama.
Perbandingan kedua daerah ini tidak hanya soal siapa memiliki anggaran lebih besar, melainkan seberapa mandiri masing-masing daerah membiayai kebutuhannya sendiri melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sebagai kota industri dan perdagangan, Batam memiliki karakter fiskal yang berbeda dengan Palembang yang berperan sebagai pusat ekonomi Sumatera Selatan.
Perbedaan struktur ekonomi ini tercermin dalam komposisi APBD, terutama pada porsi PAD dan ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
Sisi Pendapatan
Proyeksi pendapatan APBD Batam 2026 sebesar Rp 4.184,42 miliar.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan penopang terbesar yakni Rp 2.581,77 miliar atau 62 persen dari total pendapatan.
Sedangkan dana transfer pemerintah pusat sebesar Rp 1.292,50 miliar atau setara 31 persen.
Kondisi ini menunjukkan porsi PAD Batam relatif dominan dalam struktur pendapatan daerah.
Sementara APBD 2026 Palembang memiliki struktur sedikit berbeda.
Dari total proyeksi pendapatan APBD 2026 Palembang, PAD menyumbang Rp 2.351,93 atau setara 50 persen dari total pendapatan.
Sedangkan dana transfer pusat sebesar Rp 1.998,04 miliar atau setara 43 persen.
Dengan komposisi tersebut, PAD Batam lebih besar ketimbang Palembang. Secara total APBD Batam 2026 kalah besar dari Palembang.
| Realisasi Belanja APBD Sampang 2026 Rp 380 Miliar, 76 Persen untuk Belanja Pegawai |
|
|---|
| Realisasi Belanja APBD Probolinggo 2026 Rp 467 Miliar, 66 Persen untuk Belanja Pegawai |
|
|---|
| Realisasi Belanja APBD Pasuruan 2026 Rp 747 Miliar, 61 Persen untuk Belanja Pegawai |
|
|---|
| Realisasi Belanja APBD Pamekasan 2026 Rp 369 Miliar, 68 Persen untuk Belanja Pegawai |
|
|---|
| Realisasi Belanja APBD Pacitan 2026 Rp 278 Miliar, 69 Persen untuk Belanja Pegawai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0502_Jembatan-Barelang.jpg)